BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap literasi, termasuk selama bulan Ramadan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan, Elvin Junaidi, menyampaikan bahwa meskipun ada beberapa penyesuaian operasional, layanan tetap berjalan guna memastikan masyarakat tetap dapat menikmati fasilitas perpustakaan.
“Ya, kita di bulan Ramadan ini tetap buka seperti biasa, hanya saja mungkin pelayanan menyesuaikan. Kalau biasanya kita juga buka malam hari, khusus di bulan Ramadan tidak ada layanan malam,” ujar Elvin di wawancarai wartawan, Selasa malam, 4 Maret 2025.
Meski layanan malam ditiadakan, perpustakaan tetap mengajak masyarakat untuk tetap membaca, baik secara langsung maupun melalui fasilitas digital.
“Kami tidak hanya mengandalkan perpustakaan fisik, tetapi juga memperbanyak koleksi buku digital. Ini agar masyarakat tetap bisa membaca kapan saja, tanpa terikat dengan jam operasional perpustakaan,” tambahnya.
Saat ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan memiliki sekitar 150 ribu koleksi buku, baik dalam bentuk cetak maupun digital.
Buku-buku digital dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke perpustakaan.
Selain itu, untuk memperluas jangkauan literasi, pemerintah juga menambah titik baca di beberapa lokasi strategis.
“Saat ini ada sekitar enam titik baca, tiga di antaranya merupakan bantuan dari provinsi. Lokasinya tersebar di taman, rumah sakit, serta beberapa sekolah,” jelas Elvin.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda dan pelajar, dalam mengisi waktu luang menjelang berbuka puasa dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Banyak anak muda yang menunggu waktu berbuka, biasanya mereka suka membaca. Maka dari itu, perpustakaan digital menjadi salah satu solusi agar mereka tetap bisa mengakses bahan bacaan dengan mudah,” tuturnya.
Dengan berbagai upaya ini, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Balikpapan berharap minat baca masyarakat semakin meningkat, terutama di era digital yang memungkinkan akses terhadap informasi menjadi lebih fleksibel. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














