BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan Puskesmas Sepinggan Baru yang kini tengah dikebut penyelesaiannya.
Proyek senilai Rp15 miliar itu diharapkan selesai pada akhir 2025 dan menjadi pusat layanan kesehatan modern di wilayah selatan kota.
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Gasali, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan rutin untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Ia menilai progres yang telah mencapai 43 persen menunjukkan kinerja positif dari kontraktor pelaksana.
“Kami ingin puskesmas ini bukan hanya megah dari luar, tapi juga benar-benar fungsional, aman, dan siap melayani masyarakat dengan fasilitas terbaik,” ujarnya, Senin 13 Oktober 2025.
Menurutnya, kehadiran Puskesmas Sepinggan Baru akan menjawab kebutuhan layanan dasar masyarakat yang selama ini masih bergantung pada fasilitas kesehatan di pusat kota.
Dengan lokasi strategis dan desain ramah pasien, puskesmas ini akan dilengkapi ruang rawat, laboratorium, serta area khusus ibu dan anak.
Komisi IV DPRD menilai pembangunan fasilitas kesehatan seperti ini harus menjadi prioritas, terutama di tengah meningkatnya populasi dan mobilitas warga.
“Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan yang cepat, merata, dan berkualitas,” kata Gasali.
Untuk menjaga transparansi, DPRD menggandeng Inspektorat Kota Balikpapan agar seluruh proses pekerjaan memenuhi standar mutu dan tidak menyimpang dari perencanaan awal.
“Kita jaga agar proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tapi juga bisa segera digunakan tanpa kendala,” tambahnya.
Gasali optimistis proyek Puskesmas Sepinggan Baru akan selesai sesuai jadwal jika kondisi cuaca dan pasokan material tetap stabil.
Ia pun berharap keberadaannya dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan, sekaligus menjadi simbol kemajuan fasilitas publik di Balikpapan.
“Kami berkomitmen terus mengawal pembangunan ini hingga tuntas, karena kesehatan warga adalah prioritas utama,” tutupnya. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)



