BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Menyongsong Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Kalimantan Timur 2025, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menegaskan pentingnya kesiapan administrasi dari setiap cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat keputusan dari KONI Kalimantan Timur sebagai dasar pelaksanaan BK Porprov.
Menindaklanjuti hal itu, Disporapar segera mengundang seluruh pengurus cabor untuk mengikuti rapat koordinasi agar persiapan berjalan sesuai ketentuan.
“Kami tetap berkomitmen mendukung seluruh cabor yang membawa nama Balikpapan. Tapi dukungan itu harus melalui mekanisme yang benar. Proposal bantuan wajib ditandatangani ketua cabor, disertai data atlet yang berdomisili di Balikpapan, bukti prestasi, dan rekomendasi dari KONI Balikpapan. Jika berkas lengkap, kami proses secepatnya,” ujar Ratih, Jumat 10 Oktober 2025.
Ia menegaskan agar setiap cabor tidak menunggu waktu mepet dalam pengajuan proposal bantuan, sebab proses verifikasi administrasi dan keuangan membutuhkan waktu. Hingga saat ini, baru sekitar 15 persen cabor yang menyerahkan berkas permohonan dukungan.
Ratih menambahkan, anggaran perubahan telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan cabor, baik yang bertanding di wilayah Balikpapan maupun yang berkompetisi di daerah lain.
“Kami juga berharap KONI bisa menjadi penghubung yang efektif agar seluruh cabor bisa bergerak serempak menuju BK Porprov,” ujarnya.
Sementara itu, Caretaker Ketua KONI Balikpapan, Tommy Gazali, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan Rapat Kerja (Raker) bersama seluruh cabor sebagai langkah awal sebelum digelarnya Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorlub) untuk memilih kepengurusan baru KONI Balikpapan.
“Dalam waktu dekat kami akan menentukan jadwal Raker. Forum itu akan membahas agenda Musorlub, termasuk proses verifikasi calon ketua KONI. Kalau calonnya satu, bisa selesai seminggu. Tapi kalau lebih dari satu, prosesnya bisa memakan waktu hingga dua minggu,” kata Tommy.
Ia juga mengingatkan agar setiap cabor yang akan tampil di BK Porprov segera mengajukan proposal ke Disporapar agar proses anggaran tidak terhambat. “Supaya tidak terjadi kendala keuangan, ajukan lebih awal,” tegasnya.
Tommy menambahkan, berdasarkan surat keputusan dari KONI Kaltim, kepengurusan KONI Balikpapan sebelumnya telah dibekukan, dan kini dijalankan oleh tim caretaker. Saat ini tercatat 66 cabor aktif yang memiliki hak suara pada Musorlub mendatang.
Dengan kolaborasi antara Disporapar dan KONI Balikpapan, diharapkan seluruh persiapan administrasi dan teknis dapat rampung tepat waktu sehingga atlet Balikpapan mampu tampil maksimal di BK Porprov 2025. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



