BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Kepolisian Resor Kota Balikpapan menegaskan kabar mengenai dugaan aksi begal dan kekerasan terhadap seorang anak di kawasan Balikpapan Timur yang beredar luas di media sosial merupakan informasi palsu.
Video yang ramai dibagikan melalui WhatsApp dan berbagai platform media sosial sejak akhir pekan lalu sempat membuat warga khawatir.
Dalam narasi yang tersebar, disebutkan peristiwa itu terjadi di sekitar SMPN 8 Balikpapan Timur dan menimpa seorang anak laki-laki.
Namun setelah dilakukan penelusuran, polisi memastikan kejadian tersebut bukan berasal dari Balikpapan.
Kapolsek Balikpapan Timur, M. Chusen, mengatakan pihaknya bersama Satreskrim Polresta Balikpapan langsung bergerak melakukan klarifikasi usai informasi itu viral di tengah masyarakat.
Dari hasil pemeriksaan, video tersebut diketahui merupakan rekaman lama kasus kriminal yang pernah terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada tahun 2024.
“Tidak ada kejadian seperti yang disebutkan dalam narasi video itu di wilayah Balikpapan Timur,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.
Polisi juga memastikan tidak menerima laporan terkait kasus pembegalan maupun tindak kekerasan terhadap anak di lokasi yang disebut dalam unggahan tersebut.
Menurut Chusen, penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat memicu keresahan publik dan menciptakan ketakutan di lingkungan masyarakat.
Karena itu, warga diminta lebih cermat sebelum mempercayai informasi yang beredar di media sosial.
Ia mengimbau masyarakat agar melakukan pengecekan kepada pihak berwenang apabila menemukan informasi yang meragukan atau belum jelas sumbernya.
“Kami berharap masyarakat tidak langsung menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya,” katanya.
Meski kabar tersebut dipastikan hoaks, kepolisian tetap meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik di Balikpapan Timur untuk menjaga situasi keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain itu, warga juga diminta tetap waspada saat beraktivitas, terutama pada malam hari, serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. (*/jan)













