• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
No Result
View All Result
Seputar Kata
  • Balikpapan
  • Samarinda
  • PPU
  • Bontang
  • Kutim
  • Kukar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Advetorial
Seputar Kata
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang
No Result
View All Result
Seputar Kata
No Result
View All Result
Home Advetorial

Industri Olahan Makanan PPU Masih Mendominasi, Kerajinan Butuh Dorongan Pasar

admin by admin
Maret 13, 2025
in Advetorial, PPU
0
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan PPU, Syamsul Adha

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan PPU, Syamsul Adha

332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PENAJAM, Seputarkata.com – Sektor industri olahan makanan masih menjadi andalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan PPU, Syamsul Adha, mengungkapkan bahwa produk makanan olahan terus mendominasi pasar, sementara sektor kerajinan masih berkembang lambat.

“Olahan makanan masih menjadi primadona di pasar. Namun, perkembangan industri kerajinan masih berjalan sangat lambat,” ungkapnya, Kamis 13 Maret 2025.

Ia menjelaskan, kerajinan lokal baru bisa berkembang jika mendapatkan promosi yang lebih luas. Salah satu strategi yang diterapkan adalah partisipasi dalam berbagai pameran, termasuk yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

“Kami membawa semua produk unggulan ke pameran untuk dijual dan dipromosikan, agar lebih dikenal oleh pasar,” tambahnya.

Beberapa produk unggulan PPU, seperti gula merah aren semut dan minyak kelapa, masih memiliki permintaan tinggi dari luar daerah. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan bahan baku, yang menyebabkan produksi tidak dapat memenuhi permintaan secara maksimal.

“Permintaan dari luar cukup tinggi, tetapi kami masih terkendala produksi karena bahan baku sulit didapat,” jelasnya.

Sementara itu, produk olahan lainnya masih menghadapi tantangan dalam menjangkau pasar luar daerah, meskipun PPU memiliki potensi produksi yang besar, terutama di sektor industri rumahan.

“Kami terus mengembangkan berbagai produk olahan, baik yang berasal dari industri rumahan maupun pabrikan. Namun, saat ini, mayoritas masih didominasi oleh industri rumahan,” tutupnya.

Pemerintah daerah berharap pelaku industri di PPU dapat memanfaatkan peluang yang muncul seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan adanya IKN, permintaan terhadap produk-produk lokal diharapkan semakin meningkat, membuka jalan bagi pengembangan industri yang lebih luas di daerah tersebut. (*/ADV/Diskominfo PPU/jan)

Tags: Diskominfo PPUPemkab PPU
Share133Tweet83Share23
Previous Post

Menjaga Ketahanan Industri PPU di Tengah Fluktuasi Pasar

Next Post

Balikpapan Siapkan Diri sebagai Kota MICE dan Sentra Ekonomi Kreatif

admin

admin

Next Post
Rahmad Mas'ud

Balikpapan Siapkan Diri sebagai Kota MICE dan Sentra Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Alimuddin

PPU Targetkan Rp 10 Miliar dari Retribusi Parkir dan Pelabuhan

Ramadan Festival 1446 Hijriah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)

Ramadan Fest 1446 H di PPU, Dorong UMKM dan Stabilitas Harga Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Website Berita Resmi - Seputar Kata

Kategori

  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kukar
  • Kutim
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Umum
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi