BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal selama bulan suci Ramadan, meskipun terdapat penyesuaian jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN).
Ia memastikan bahwa akses terhadap layanan publik, baik secara langsung maupun digital, tetap tersedia tanpa hambatan.
“Sejauh ini, pelayanan masih berjalan seperti biasa, dari Senin sampai Jumat. Memang ada perubahan jam kerja, tapi yang terpenting masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang optimal,” ujar Rahmad Mas’ud, Selasa malam, 4 Maret 2025.
Selama Ramadan, jam kerja ASN dimulai pukul 07.30 pagi dan berakhir lebih awal, sekitar pukul 15.00. Kendati demikian, Pemkot Balikpapan menjamin bahwa layanan administratif seperti kependudukan, perizinan, dan sektor publik lainnya tetap berjalan maksimal.
Untuk memastikan fleksibilitas layanan, pemerintah kota telah mengoptimalkan sistem pelayanan online.
“Kita sudah mengoptimalkan pelayanan online, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan dengan lebih fleksibel. Yang terpenting, jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak terlayani,” lanjut Rahmad Mas’ud.
Selain layanan administratif, Pemkot Balikpapan juga meningkatkan pengawasan di beberapa sektor yang mengalami lonjakan aktivitas selama Ramadan.
Fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit, dipastikan tetap beroperasi penuh, terutama pada malam hari saat masyarakat lebih aktif beraktivitas.
“Kita pastikan puskesmas dan rumah sakit tetap siaga, apalagi di malam hari saat masyarakat lebih banyak beraktivitas. Pengamanan di tempat-tempat ibadah dan pusat keramaian juga diperketat agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” tambahnya.
Di sektor ekonomi, Pemkot Balikpapan bekerja sama dengan berbagai instansi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Langkah strategis seperti pasar murah dan pengawasan distribusi pangan terus dilakukan guna mencegah lonjakan harga.
“Kami juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak ada lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ungkapnya.
Rahmad Mas’ud menekankan bahwa meskipun terdapat penyesuaian jam kerja ASN, efektivitas layanan publik tetap menjadi prioritas utama.
“Yang penting, masyarakat tetap merasa terlayani dengan baik, baik secara langsung maupun melalui layanan digital,” tutupnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Balikpapan berkomitmen untuk menjaga kelancaran pelayanan publik selama Ramadan, sehingga masyarakat tetap mendapatkan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan penting. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)



