BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Penta City Mall menandai perjalanan satu dekade kehadirannya sebagai salah satu pusat perbelanjaan ikonik di Kota Balikpapan.
Dalam usia ke-10 tahun ini, Penta City tidak hanya menunjukkan eksistensinya sebagai destinasi belanja modern, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang aktif mendorong kegiatan sosial, budaya, dan olahraga di kota minyak.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif manajemen Penta City yang terus berinovasi dan membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak.
“Selama satu dekade ini, Penta City tidak hanya berkembang dalam hal jenis dan brand-brand yang ditawarkan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas positif. Bahkan kami dari Disporapar pun berlatih di sini, termasuk komunitas dansa dan atlet lainnya,” ujar Ratih saat menghadiri perayaan ulang tahun Penta City, Jumat 10 Oktober 2025.
Ia menambahkan, keberadaan fasilitas latihan di area mal menjadi contoh nyata bagaimana ruang publik modern bisa berfungsi ganda.
Atlet-atlet muda bahkan diberi kesempatan untuk tampil di panggung perayaan ulang tahun tersebut, menunjukkan hasil latihan mereka kepada pengunjung.
Selain dukungan terhadap olahraga, Ratih juga menyoroti kepedulian sosial Penta City melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang ditujukan bagi penyandang tunanetra dan penyintas kanker.
Program tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan peningkatan mentalitas dan kebugaran masyarakat.
“Artinya, Penta City kini sudah menyentuh berbagai lini kehidupan. Tidak hanya ekonomi dan hiburan, tapi juga sosial, olahraga, dan edukasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ratih menilai kolaborasi antara Penta City dan pemerintah kota semakin kuat. Mall ini kerap menjadi lokasi kegiatan resmi seperti kompetisi 3 on 3 Basketball, ASN Idol, hingga konferensi pers ajang Duta Wisata Nasional.
Ke depan, Ratih berharap Penta City terus membuka peluang bagi UMKM lokal serta cabang olahraga di Balikpapan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada.
“Masih banyak ruang yang bisa dimaksimalkan untuk kegiatan positif. Dengan sinergi yang baik, Penta City bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat yang berdaya dan kreatif,” tuturnya.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian yang terus tumbuh, satu dekade Penta City bukan sekadar pencapaian bisnis, melainkan bukti bagaimana sebuah pusat perbelanjaan dapat menjadi bagian penting dari ekosistem sosial dan budaya Kota Balikpapan. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



