BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus berupaya meningkatkan kualitas distribusi dan layanan air bersih kepada masyarakat, melalui penerapan skema rekayasa distribusi dengan jadwal 3 hari mengalir, 3 hari tidak mengalir.
Langkah strategis ini telah membantu sebagian masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala aliran air.
Demikian disampaikan Direktur Utama PTMB, Saharuddin. Dikatakan, rekayasa distribusi ini merupakan strategi PTMB dalam mengatasi keterbatasan air baku.
“Saat ini, kami menjalankan skema 3 hari mengalir, 3 hari tidak mengalir. Skema ini telah dirasakan manfaatnya oleh sebagian masyarakat yang sebelumnya mengalami gangguan aliran air dalam waktu lama,” kata Saharuddin, Rabu (29/5/2024).
Selain itu, PTMB juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberikan respons yang lebih cepat kepada pelanggan.
Melalui call center dan Direct Message (DM) Instagram @tirtamanuntungbalikpapan, pelanggan dapat menyampaikan keluhan secara langsung, terutama jika air tidak mengalir sesuai jadwal. Tim distribusi PTMB siap merespons dengan cepat dan menangani keluhan tersebut.
“Kami telah menerima banyak apresiasi dari pelanggan yang merasa puas dengan layanan cepat tanggap. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan pelanggan,” lanjut Saharuddin.
PTMB mengimbau kepada masyarakat yang mengalami masalah terkait air bersih, seperti mati air dalam waktu lama, air keruh lebih dari satu jam, atau menemukan indikasi kebocoran pipa, untuk segera melapor ke call center atau melalui DM Instagram PTMB.
“Kami juga mengajak seluruh warga Balikpapan untuk bijak menggunakan air, menampung air saat jadwal pengaliran, dan melakukan tadah hujan. PTMB terus berupaya meningkatkan kuantitas air baku melalui berbagai program yang sedang kami jalankan,” ucap Saharuddin.
PTMB berharap upaya-upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Balikpapan dalam mendapatkan akses air bersih yang lebih baik dan merata. (*/jan)



