BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Berbagai persoalan lingkungan menjadi perhatian warga saat Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, menggelar reses masa sidang II tahun 2025-2026 di RT 05, Kelurahan Gunung Samarinda, Sabtu malam (2/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman SD 007 setelah salat Isya itu dihadiri warga dari RT 04, RT 05, hingga RT 17.
Dalam forum tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mulai dari perbaikan drainase, pembangunan kembali posyandu, hingga penyelesaian sambungan air bersih dan penerangan jalan lingkungan.
Reses dipandu Ketua LPM Gunung Samarinda, Yasin, dan turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, PTMB, serta aparatur kelurahan. Kehadiran sejumlah instansi itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan langsung persoalan yang selama ini mereka hadapi.
Ketua RT 05, Agung Wicaksono, mengatakan sebagian kebutuhan dasar masyarakat sudah mulai terealisasi, terutama pemasangan sambungan air bersih dan penerangan jalan umum.
Meski demikian, masih ada beberapa usulan yang diharapkan dapat segera diwujudkan pemerintah.
“Untuk sambungan air bersih sebagian besar sudah terealisasi. Tinggal beberapa rumah lagi yang belum terpasang. Kami juga berharap pembangunan posyandu bisa menjadi prioritas karena kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya.
Selain itu, warga juga meminta adanya normalisasi drainase guna mengurangi genangan saat hujan deras. Menurut Agung, persoalan tersebut cukup lama menjadi keluhan masyarakat, terutama di kawasan yang rawan tergenang air.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Halili menegaskan dirinya akan terus mengawal kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Balikpapan Utara.
Ia menyebut komunikasi antara warga dan pemerintah kini semakin terbuka sehingga berbagai usulan dapat segera dimasukkan dalam program pembangunan daerah.
“Kalau masyarakat aktif menyampaikan kebutuhan, tentu akan lebih mudah untuk diperjuangkan. Saya ingin pembangunan di lingkungan warga berjalan bertahap dan merata,” katanya.
Politisi PKB itu menjelaskan, usulan perbaikan drainase di RT 05 telah masuk dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp250 juta dan diharapkan bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
Sementara untuk renovasi posyandu, Halili menargetkan pengerjaan dapat dilakukan melalui perubahan anggaran tahun 2026 apabila kondisi fiskal memungkinkan.
Ia juga memastikan perbaikan jalan lingkungan dan penambahan penerangan jalan akan terus dilanjutkan di sejumlah titik.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana menyerap langsung kebutuhan masyarakat agar pembangunan benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
“Sebagai wakil rakyat, saya memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat dan memastikan aspirasi mereka diperhatikan,” tegasnya. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














