BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Suasana hangat Halalbihalal di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin 20 April 2026, berubah menjadi momen penuh makna dengan adanya perpisahan sekaligus penyambutan pejabat baru.
Agenda ini tidak sekadar ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga penanda bergulirnya roda birokrasi melalui mutasi sejumlah aparatur.
Sejumlah pejabat yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja legislatif resmi bergeser ke posisi baru.
Arfiansyah, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD, kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Sosial.
Selain itu, Dian Wasesa berpindah tugas menjadi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), sementara Dwi Maryani kini dipercaya mengisi jabatan Kepala Bidang Informatika dan Komunikasi di Dinas Komunikasi dan Informatika.
Di sisi lain, Sekretariat DPRD Balikpapan juga kedatangan pejabat baru. Andang Sinarto dipercaya mengisi posisi Kepala Bidang Persidangan, menggantikan Dian Wasesa.
Pergantian ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan kerja dan meningkatkan pelayanan kepada para anggota dewan.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, menilai mutasi ini memiliki arti penting. Ia menegaskan, para pejabat yang berpindah telah memberikan kontribusi besar selama bertugas.
“Peran mereka tidak kecil dalam mendukung aktivitas dewan. Wajar jika ada rasa kehilangan,” ujarnya.
Meski demikian, Yono menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang tidak terelakkan.
Menurutnya, perubahan ini justru menjadi peluang bagi setiap aparatur untuk berkembang dan menghadapi tantangan baru.
“Ini langkah untuk naik ke level berikutnya dalam karier,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat yang baru bergabung. Menurutnya, ritme kerja di Sekretariat DPRD harus tetap terjaga agar pelayanan publik tidak terganggu.
“Kolaborasi harus langsung terbangun. Yang baru harus cepat menyesuaikan diri,” tegasnya.
Sementara itu, Arfiansyah menyampaikan rasa terima kasih atas kebersamaan selama lebih dari tiga tahun bertugas. Ia menilai mutasi adalah bagian dari perjalanan seorang ASN.
“Terima kasih atas kerja sama selama ini, dan mohon maaf jika masih ada kekurangan,” tuturnya.
Momentum ini menjadi simbol estafet pengabdian, di mana pengalaman lama berpadu dengan semangat baru demi menjaga kinerja lembaga tetap optimal. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














