SAMARINDA, Seputarkata.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik puluhan aparatur sipil negara (ASN) dalam sebuah prosesi resmi yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin, 22 Desember.
Sebanyak 91 pejabat dilantik langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, sementara 84 lainnya mengisi posisi administrator dan pengawas.
Seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi melalui uji kompetensi serta evaluasi kinerja pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltim.
Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Harum menegaskan bahwa pelantikan ini tidak dimaknai sekadar rotasi jabatan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penataan kelembagaan dan penguatan sistem kerja birokrasi agar lebih adaptif dan profesional.
“Pelantikan ini adalah upaya membangun birokrasi yang solid dan berdaya saing, sekaligus memperluas pengalaman ASN agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks,” ujar Harum.
Ia juga menekankan bahwa setiap jabatan yang diemban ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Integritas, loyalitas, dan dedikasi terhadap kepentingan daerah disebut sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Lebih jauh, Gubernur mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir ASN, dari orientasi dilayani menjadi budaya melayani.
Sikap empati sosial, termasuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana seperti di Aceh dan Sumatra, dinilai sebagai bagian tak terpisahkan dari peran ASN.
“ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat, menjaga persatuan, responsif terhadap persoalan sosial, dan bekerja dengan nilai-nilai peradaban. Tahun 2026 akan membawa tantangan sekaligus peluang besar, sehingga dibutuhkan kinerja yang cepat, tepat, dan kolaboratif,” tegasnya.
Harum menambahkan, pelantikan tersebut menjadi penanda awal kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Ia memastikan proses pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim akan berlanjut secara bertahap hingga Maret 2026.
Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Lisa Hasliana, Staf Ahli Gubernur Bidang terkait Siti Farisyah Yana, Kepala Dinas Perhubungan Yusliando, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Joko Istanto, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Fahmi Himawan, Kepala Bappeda Muhaimin, serta Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Budi Gunawan.
Acara pelantikan turut dihadiri secara daring oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat HM Syirajudin, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. (*/jan)














