BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Gasali, memastikan bahwa pembangunan Rumah Sakit (RS) Balikpapan Barat tetap berjalan, meskipun mengalami tantangan akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang terpengaruh pemotongan anggaran sebesar Rp1,3 triliun pada tahun ini berdampak langsung terhadap sejumlah proyek prioritas daerah, termasuk fasilitas kesehatan.
“Untuk RS Balikpapan Barat itu tetap berjalan, tapi tidak bisa dipungkiri tetap terpengaruh juga karena anggarannya mengikuti tahun berjalan. Ada beberapa program prioritas yang pasti akan terkendala kalau dana pusat kita dipotong sebesar ini,” ujar Gasali diwawancarai, Selasa 21 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, DPRD bersama pemerintah kota saat ini terus berupaya melakukan penyesuaian agar pembangunan infrastruktur pelayanan publik, termasuk rumah sakit, tetap bisa terlaksana sesuai target.
“Kami sedang berjuang agar pemerintah pusat tidak menutup mata terhadap kondisi keuangan daerah. Karena dampaknya sangat besar, apalagi Balikpapan menjadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membutuhkan fasilitas kesehatan memadai,” tegasnya.
Berdasarkan hasil evaluasi Komisi IV DPRD, progres pembangunan RS Balikpapan Barat sejauh ini tetap berjalan, meski belum mencapai target yang diharapkan.
Gasali mengakui ada sejumlah hambatan teknis dan administratif yang perlu dibenahi agar proyek tersebut bisa rampung tepat waktu.
“Secara progres, pembangunan tetap berjalan, tetapi memang target belum tercapai sepenuhnya. Kami terus mendorong agar prosesnya dipercepat tanpa mengurangi kualitas bangunan maupun pelayanan yang nantinya diberikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Gasali menambahkan, keberadaan RS Balikpapan Barat sangat penting untuk pemerataan pelayanan kesehatan di kota ini. Selama ini, masyarakat di kawasan barat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan rujukan.
“Harapan kami, pembangunan RS Balikpapan Barat bisa segera tuntas agar warga di kawasan barat tidak perlu lagi jauh-jauh ke pusat kota. DPRD akan terus mengawal dan memastikan proyek ini menjadi prioritas di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)














