BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) menghantui warga Balikpapan Barat, khususnya di Kelurahan Marga Mulyo.
Dalam beberapa waktu terakhir, kasus DBD di wilayah ini meningkat, dengan beberapa RT melaporkan warganya terjangkit. RT 38 dan 39 mencatat dua kasus, sementara RT 1 dan 2 masing-masing melaporkan satu kasus.
Situasi ini membuat pemerintah kelurahan bergerak cepat. Lurah Marga Mulyo, Aji Syarifah Nur Alifah, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk memastikan penanganan yang tepat.
Namun, ia mengingatkan bahwa solusi utama bukanlah fogging, melainkan disiplin dalam pencegahan.
“Fogging itu langkah terakhir, bukan yang utama. Yang lebih penting adalah masyarakat menerapkan 5M yakni, Menguras, Menutup, Mendaur ulang, Menghindari gigitan nyamuk, dan Memantau perkembangan jentik di lingkungan sekitar,“ ungkapnya diwawancarai, Selasa 4 Maret 2025.
Syarifah menekankan bahwa edukasi adalah kunci dalam melawan DBD. Pemerintah kelurahan bekerja sama dengan kader kesehatan dan puskesmas untuk aktif memberikan sosialisasi kepada warga.
“Kami terus mendukung kegiatan puskesmas dalam mengedukasi masyarakat. Penting bagi warga untuk memahami bahwa pencegahan lebih efektif daripada hanya mengandalkan fogging,” tambahnya.
Selain itu, pihak kelurahan juga mendorong penggunaan kelambu serta memastikan tempat penampungan air lebih aman agar tidak menjadi sarang nyamuk.
Kondisi cuaca yang kerap berubah dan tingginya curah hujan memang menjadi tantangan, namun upaya pencegahan tetap dilakukan semaksimal mungkin.
Meningkatnya kasus DBD di Marga Mulyo menjadi pengingat bahwa peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk.
Warga diminta untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor ke puskesmas jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala DBD.
DBD bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Dengan kepedulian bersama, penyebaran penyakit ini bisa ditekan.
Kini, saatnya warga Marga Mulyo mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan demi mencegah merebaknya wabah yang lebih luas. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














