BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, menilai arah pembangunan Kota Balikpapan sudah berada di jalur yang tepat untuk menuju kota global.
Hal tersebut disampaikannya bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Balikpapan, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut Rizal, posisi Balikpapan yang berada di garis terdepan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut kota ini tampil sebagai etalase kemajuan Indonesia.
Ia menyebut Balikpapan harus menjadi “serambi” paling maju dibandingkan kota-kota lain di Tanah Air.
“Sesuai tema HUT tahun ini, ingin menjadi kota global, dan saya kira itu sudah tepat. Balikpapan ini kota terdepan di Ibu Kota Nusantara, jadi harus menjadi serambi yang paling maju dari kota-kota di Indonesia,” ujar Rizal.
Ia mengakui, dalam beberapa tahun terakhir perubahan di Balikpapan sudah cukup signifikan dan sejalan dengan harapan masyarakat. Kota ini dinilainya semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya kira sudah banyak yang berubah dan sesuai dengan harapan kita semua. Balikpapan berkembang dan makin dikenal,” katanya.
Meski demikian, Rizal mengingatkan masih ada sejumlah tantangan klasik yang perlu menjadi prioritas pemerintah daerah.
Persoalan kemacetan, keterbatasan infrastruktur jalan, serta ketersediaan air bersih disebutnya sebagai pekerjaan rumah utama, terutama jika Balikpapan benar-benar bersiap menjadi kota global dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat.
“Tantangan kita sejak dulu itu kemacetan, jalan yang terbatas, dan air. Penyediaan air bersih harus disiapkan serius karena nanti penduduk bertambah,” tegasnya.
Selain itu, Rizal juga menyoroti persoalan banjir yang dinilainya harus ditangani secara konsisten dan disiplin.
Ia mengapresiasi komitmen Wali Kota Balikpapan yang menjadikan banjir sebagai perhatian khusus, termasuk upaya pembukaan jalan-jalan baru untuk membantu mengurai kemacetan.
“Banjir memang harus menjadi perhatian khusus. Penanganannya harus serius dan disiplin, sama halnya dengan upaya mengurai kemacetan. Jalan-jalan baru sudah mulai dibuka, begitu juga soal air,” tutup Rizal.
Dengan berbagai tantangan tersebut, Rizal berharap Balikpapan mampu terus berbenah agar benar-benar siap menyandang status sebagai kota penyangga utama IKN sekaligus kota global yang nyaman dan berdaya saing. (*/jan)














