BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Puskesmas Damai kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.
Melalui Seminar Kesehatan bertema “Germas dan Bahaya Penyakit Tidak Menular”, kegiatan ini digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Halaman Masjid Al-Aman, tepat di samping Puskesmas Damai.
dr. Muhammad Sabda Rahmat Zulkifli, Dokter Umum Puskesmas Damai, menyebut bahwa seminar ini digelar sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Menurutnya, tren kenaikan angka PTM tidak bisa dianggap remeh dan harus dijawab lewat edukasi yang menyentuh langsung masyarakat.
“Peningkatan penyakit tidak menular ini makin marak, terutama di perkotaan. Karena itu, pada momentum HKN 2025 ini kami fokus memberikan pemahaman mengenai cara mencegah sekaligus mengelolanya agar tidak semakin parah,” ujarnya.
Peserta seminar mayoritas berasal dari kelompok Prolanis. Namun, Puskesmas Damai juga melibatkan masyarakat umum untuk memperluas pemahaman tentang perubahan perilaku sehat.
Dalam penyuluhan tersebut, dr. Sabda menekankan pentingnya deteksi dini, pemeriksaan kesehatan berkala, serta gaya hidup bebas rokok sebagai langkah sederhana tetapi efektif mencegah memburuknya PTM.
Ia juga menyoroti peran keluarga dalam upaya pencegahan. Kebiasaan buruk, seperti konsumsi makanan tinggi gula atau paparan asap rokok di lingkungan rumah, sering menjadi pemicu awal munculnya penyakit kronis.
“Pendidikan kesehatan bukan hanya untuk pasien. Keluarga dan kerabat juga harus terlibat agar pola hidup tidak sehat tidak terus menurun ke generasi berikutnya,” tambahnya.
Dalam sesi materi, peserta diajak memahami cara mengelola penyakit secara mandiri, mulai dari pengaturan makan, aktivitas fisik, hingga kepatuhan minum obat. Selain itu, bagi warga yang belum terkena PTM, seminar ini menjadi pengingat untuk menjaga pola hidup sehat sejak dini.
Seminar ini sekaligus menjadi penguat pesan HKN 2025 bahwa kesehatan adalah investasi bersama.
Puskesmas Damai berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di semua lapisan masyarakat.
Dengan upaya berkelanjutan, Puskesmas Damai menegaskan komitmennya bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan, sebuah langkah untuk menciptakan masyarakat Balikpapan yang lebih sehat dan berdaya. (*/ADV/jan)














