BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Hj. Muliati, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026 di kawasan Jalan Salok Baru RT 8 Gang Iskandar 1, Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat, Senin 20 Oktober 2025.
Kegiatan ini menghadirkan warga setempat serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berdialog langsung mengenai kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, warga menyampaikan beragam masukan terkait pembangunan fasilitas publik dan layanan sosial. Salah satu isu utama yang disoroti adalah terbatasnya akses pendidikan bagi anak-anak.
Warga berharap proses perizinan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lebih sederhana, mengingat jumlah lembaga yang tersedia di wilayah tersebut masih minim.
Selain pendidikan, keselamatan di jalan menjadi perhatian warga. Mereka mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik rawan kecelakaan.
Aspirasi lain yang muncul mencakup pengadaan mobil ambulans di puskesmas desa untuk menangani keadaan darurat, serta pembangunan sumur dalam guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.
Kebutuhan sarana kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian. Warga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan bak sampah di lokasi strategis, sementara akses pendidikan menengah, seperti SMK atau SMA, diharapkan segera dibangun untuk mempermudah para remaja menempuh pendidikan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Muliati menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan menjadi bahan pembahasan DPRD dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Kami akan menindaklanjuti semua masukan masyarakat melalui rapat dan forum resmi di DPRD. Komitmen kami adalah memperjuangkan fasilitas publik, pelayanan kesehatan, dan kenyamanan lingkungan bagi warga Balikpapan Barat,” ujar Muliati.
Reses ini diharapkan menjadi sarana komunikasi efektif antara masyarakat dan pemerintah, sehingga setiap kebutuhan dan permasalahan warga bisa mendapat perhatian nyata.
Hj. Muliati juga menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam memberikan masukan demi terciptanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah Balikpapan Barat.
Melalui kegiatan ini, DPRD dan pemerintah kota diharapkan dapat menghadirkan solusi konkret yang langsung dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan dan sinergi antara warga dengan pemerintah daerah. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)



