BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menegaskan keseriusannya dalam menjaga transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Hal itu terlihat saat menerima visitasi penilaian kepatuhan badan publik terhadap keterbukaan informasi tahun 2025 oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis 4 September 2025.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Komisioner Bidang Kelembagaan KI Kaltim, Erni Wahyuni, yang hadir bersama tim penilai.
Mereka disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, didampingi Asisten Administrasi Umum dr. Andi Sri Juliarti serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Erriansyah Haryono.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota memaparkan komitmen Pemkot Balikpapan terhadap keterbukaan informasi.
Menurutnya, transparansi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa komitmen pimpinan dan inovasi layanan publik menjadi pilar penting dalam menjaga kepercayaan warga.
“Transparansi adalah fondasi kepercayaan publik. Pemkot Balikpapan terus berupaya menghadirkan layanan informasi yang mudah diakses, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Komisioner KI Kaltim, Erni Wahyuni, memberikan apresiasi terhadap upaya yang dilakukan Pemkot Balikpapan. Ia menyebutkan bahwa pada 2025, terdapat sekitar 80 badan publik di Kalimantan Timur yang telah masuk kategori informatif.
Angka ini menunjukkan bahwa kesadaran badan publik terhadap pentingnya keterbukaan informasi semakin meningkat.
Selain itu, Pemkot Balikpapan juga menegaskan komitmen inklusi layanan. Salah satu bentuk nyata adalah melalui aplikasi E-Manuntung, yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik secara digital.
Tidak hanya itu, Pemkot juga menyiapkan sarana pendukung agar penyandang disabilitas memiliki akses yang sama terhadap informasi publik.
Diskominfo bersama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Balikpapan berkomitmen menjaga kualitas pelayanan informasi publik yang transparan, inklusif, dan terpercaya.
Dengan langkah ini, Pemkot berharap Balikpapan dapat menjadi kota yang informatif sekaligus memberi contoh bagi daerah lain dalam hal keterbukaan informasi.
“Tujuan akhir dari semua upaya ini adalah menghadirkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” tegas Wakil Wali Kota. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)



