BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Budiono, menunjukkan dukungannya terhadap pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2024 yang diadakan oleh Polda Kaltim.
Operasi yang berlangsung hingga 27 Oktober 2024 ini bertujuan untuk mendidik masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas, serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pengguna jalan.
Budiono menjelaskan bahwa keberadaan operasi ini sangat penting, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Dari operasi ini, diharapkan masyarakat terbiasa untuk tertib, dan semoga perilaku ini tetap berlanjut setelah operasi selesai,” ujar Budiono kepada wartawan pada Sabtu, 26 Oktober 2024.
Ia menekankan pentingnya penerapan disiplin berlalu lintas dalam menciptakan keselamatan di jalan.
Lebih jauh, Budiono menekankan bahwa Operasi Zebra Mahakam tidak hanya berfokus pada penertiban lalu lintas, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Balikpapan, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam konteks ini, ia mengingatkan bahwa momen pemilihan umum seringkali diwarnai dengan peningkatan mobilitas masyarakat dan potensi kerawanan sosial.
“Kami ingin memastikan bahwa semua warga Balikpapan dapat beraktivitas dengan aman, tanpa adanya gangguan yang dapat merugikan,” tambahnya.
Budiono memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah melaksanakan operasi ini dengan baik. Ia melihat bahwa kehadiran petugas di lapangan sangat diperlukan untuk memastikan bahwa aturan berlalu lintas dipatuhi.
“Kita perlu memberikan dukungan penuh kepada polisi yang bertugas, karena mereka berada di garis depan dalam menjaga ketertiban,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai bahwa partisipasi Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dalam operasi tersebut sangat penting.
“Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kewajiban pajak adalah dengan melibatkan Dinas Pendapatan Daerah. Jika mereka dilibatkan dengan mobil Samsat keliling, ini akan memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang belum membayar pajak kendaraan,” jelasnya.
Dengan cara ini, masyarakat dapat langsung menyelesaikan kewajiban pajaknya di tempat.
Budiono juga mencatat bahwa terdapat banyak piutang pajak kendaraan yang belum tertagih.
“Dari hasil pengamatan kami, ada banyak kendaraan yang memiliki tunggakan pajak. Oleh karena itu, melalui razia yang dilakukan selama Operasi Zebra, kami berharap akan ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. Operasi ini bukan hanya soal penertiban, tetapi juga soal meningkatkan pendapatan daerah dari pajak yang belum tertagih,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pajak kendaraan merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat penting, dan keberadaan operasi ini bisa menjadi momentum untuk menagih pajak yang tertunda.
Dengan dukungan DPRD Balikpapan, Budiono berharap Operasi Zebra Mahakam 2024 akan menghasilkan dampak positif tidak hanya dalam hal ketertiban lalu lintas, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan dan memenuhi kewajiban pajak mereka.
“Kami ingin melihat Balikpapan sebagai kota yang aman dan tertib, di mana masyarakatnya sadar akan hak dan kewajibannya,” katanya.
Dia juga berharap agar pelaksanaan operasi ini berkelanjutan. “Diharapkan operasi seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin untuk menjaga ketertiban dan keamanan di jalan raya,” ungkapnya.
Budiono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga ketertiban lalu lintas.
“Mari kita sama-sama menjaga keselamatan di jalan. Kesadaran berlalu lintas yang baik dimulai dari diri kita sendiri,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, Budiono yakin Kota Balikpapan akan menjadi tempat yang lebih baik dan nyaman untuk ditinggali. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)



