PENAJAM, Seputarkata.com – Anggota Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap transformasi lahan sawit yang dipicu oleh persoalan kekeringan di wilayah Babulu.
Kekhawatiran ini terutama terkait dengan alih fungsi lahan yang membuat sekitar 600 hektar lahan beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit karena lahan pertanian tidak lagi produktif.
Menurut Sujiati, solusi utama untuk menangani alih fungsi lahan adalah pengairan yang memadai.
“Pengairan sebagai kunci dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan menghindari alih fungsi lahan di Babulu,” katanya, Jumat (16/2/2024).
Sujiati juga menyoroti peran pemerintah pusat dalam menjaga lahan pertanian dan mengatasi alih fungsi lahan.
Dia berharap fokus pembangunan pengairan, terutama Bendung Irigasi Telake, dapat segera direalisasikan untuk mengatasi masalah kekeringan dan mencegah lebih banyak lahan pertanian yang beralih menjadi perkebunan sawit.
Dengan selesainya Bendung Sepaku, Sujiati berharap fokus pembangunan dapat dialihkan ke Bendung Irigasi Telake untuk menjaga dan mendukung lahan pertanian di PPU. (*/ADV/jan)



