BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Belum genap sepekan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, SDN 022 Balikpapan Timur sudah mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kota Balikpapan.
Para legislator turun langsung ke sekolah yang berada di Bukit Batakan Permai 3, Kelurahan Manggar, Selasa (14/7/2026), untuk memastikan kondisi fasilitas yang dikeluhkan orang tua siswa.
Dalam peninjauan tersebut, Komisi IV menemukan kerusakan pada siring penahan tanah yang retak dan jebol, serta beberapa titik yang mengalami penurunan tanah.
Meski kerusakan itu masih menjadi tanggung jawab kontraktor karena proyek masih dalam masa pemeliharaan, DPRD menilai penanganannya tidak boleh ditunda.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengatakan keselamatan siswa harus menjadi pertimbangan utama mengingat sekolah sudah mulai digunakan sejak awal tahun ajaran baru.
“Sekolah ini sudah dimanfaatkan, anak-anak sudah mulai belajar. Karena itu kami minta kontraktor segera menyelesaikan tanggung jawabnya. Jangan sampai ada kejadian yang membahayakan peserta didik,” tegas Gasali.
Menurutnya, kontraktor memang masih memiliki kewajiban pemeliharaan hingga Desember 2026. Namun, ia berharap proses perbaikan dapat diselesaikan jauh lebih cepat sehingga potensi risiko di lingkungan sekolah dapat segera dihilangkan.
“Kalau bisa tidak perlu menunggu sampai akhir masa kontrak. Sebulan ke depan sudah selesai tentu lebih baik, karena setiap hari anak-anak beraktivitas di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Selain mengevaluasi kondisi bangunan, Komisi IV juga menyoroti akses menuju SDN 022 yang hingga kini belum sepenuhnya memadai. Sekitar 700 meter jalan menuju sekolah masih berupa tanah sehingga menyulitkan mobilitas, terutama saat cuaca kurang bersahabat.
DPRD meminta Dinas Pekerjaan Umum segera merealisasikan peningkatan infrastruktur jalan agar akses menuju sekolah menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa, guru, maupun orang tua.
Meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, Gasali menilai kehadiran SDN 022 telah menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan di Balikpapan Timur.
Pada tahun ajaran perdana ini, sekolah tersebut telah menampung lebih dari seratus peserta didik.
“Bangunannya sudah bagus dan layak dimanfaatkan. Yang penting sekarang bagaimana aset ini dirawat dan kekurangan yang ada segera diselesaikan supaya proses belajar mengajar berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)













