BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Arsenal akhirnya memastikan diri menjadi kampiun Liga Inggris musim 2025/2026 setelah penantian panjang selama lebih dari dua dekade.
Kepastian itu didapat usai Manchester City gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Bournemouth, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Pada laga di Vitality Stadium tersebut, City hanya mampu bermain imbang 1-1. Tuan rumah lebih dulu unggul lewat gol El Junior Kroupi menjelang turun minum.
Tim asuhan Pep Guardiola baru bisa menyamakan skor di menit-menit akhir melalui Erling Haaland.
Hasil itu membuat perolehan poin City tertahan di angka 78 dan tidak lagi mampu mengejar Arsenal yang sudah mengoleksi 82 poin.
Meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan, selisih tersebut memastikan The Gunners resmi mengunci trofi Liga Inggris musim ini.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi Arsenal. Klub asal London Utara itu terakhir kali mengangkat trofi liga pada musim 2003/2004 saat mencatat rekor fenomenal tanpa kekalahan sepanjang musim dan dikenal dengan julukan Invincibles.
Kesuksesan musim ini juga mempertegas perkembangan Arsenal di bawah arahan Mikel Arteta. Sejak menangani tim pada 2020, Arteta perlahan membawa Arsenal kembali bersaing di papan atas setelah sebelumnya tiga musim beruntun harus puas finis sebagai runner-up.
Tak hanya sukses di kompetisi domestik, Arsenal juga masih memiliki peluang meraih dua gelar sekaligus musim ini.
Klub berjuluk The Gunners itu dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions yang berlangsung 30 Mei mendatang.
Sebagai informasi, kasta tertinggi sepak bola Inggris sejatinya sudah berlangsung sejak abad ke-19 dengan nama Football League First Division yang dimulai pada 1888.
Namun, perubahan besar terjadi pada awal 1990-an ketika klub-klub elite Inggris memutuskan membentuk kompetisi baru demi memperoleh nilai hak siar televisi dan pemasukan komersial yang lebih besar.
Dari keputusan itu lahirlah Premier League modern yang resmi dibentuk pada 27 Februari 1992 dan mulai bergulir pada musim 1992/1993. Sejak saat itu, kompetisi tersebut berkembang menjadi salah satu liga sepak bola paling populer dan bernilai tinggi di dunia. (*/jan)













