NUSANTARA, Seputarkata.com – Proyek pembangunan fasilitas kepolisian di Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki tahap awal.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan Polresta di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), sebagai bagian dari penguatan layanan publik dan keamanan di ibu kota baru.
Tahapan awal pembangunan kini telah dimulai melalui proses pembersihan lahan (land clearing).
Proyek ini ditargetkan rampung pada tahap pertama pada akhir tahun 2027, seiring dengan penataan kawasan yang dirancang matang untuk mendukung operasional kepolisian secara optimal.
Di atas lahan seluas kurang lebih 3,24 hektare, kompleks Polresta IKN akan dilengkapi berbagai fasilitas utama.
Selain gedung pusat aktivitas, kawasan ini juga mencakup rumah ibadah, lapangan upacara, kolam retensi, hingga area olahraga.
Gedung utama dirancang modern dengan enam lantai, dilengkapi lantai dak dan tiga lantai bawah tanah, serta berbagai ruang penunjang seperti ruang kerja, ruang rapat, dan fasilitas operasional lainnya.
Konsep pembangunan tidak hanya berfokus pada fungsi, tetapi juga integrasi kawasan.
Jalur pedestrian, masjid, hingga area amfiteater yang menyatu dengan fasilitas olahraga menjadi bagian dari desain yang mengedepankan kenyamanan sekaligus efisiensi ruang.
Dalam kunjungannya pada Minggu, 12 April 2026, Basuki menegaskan pentingnya pengendalian proyek dalam satu komando agar seluruh proses berjalan sesuai rencana.
“Saya tegaskan, seluruh pelaksanaan pembangunan Polresta IKN harus berada dalam satu garis komando di bawah Otorita IKN. Setiap perencanaan wajib melalui pengecekan dan perhitungan yang matang,” ujarnya.
Otorita IKN memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan secara terukur dan terintegrasi.
Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas kepolisian yang tidak hanya modern, tetapi juga selaras dengan konsep kota masa depan yang diusung Nusantara. (*/jan)














