BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Gerimis hujan yang turun di halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Selasa, 10 Februari 2026, menjadi saksi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan.
Upacara berlangsung khidmat dan sarat makna, menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Balikpapan dari kota pesisir hingga kini menjelma sebagai salah satu pusat pertumbuhan strategis nasional.
Upacara peringatan dipimpin langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Wali Kota Bagus Susetyo.
Hadir pula Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri, anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.
Sejumlah tamu undangan dari tingkat provinsi dan luar daerah turut memeriahkan peringatan tersebut.
Di antaranya Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, Kepala Bappeda Kaltim Muhaimin, anggota DPRD Kaltim daerah pemilihan Balikpapan, Wakil Bupati Polewali Mandar Andi Nursami Masdar, serta perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, dan Ketua RT se-Kota Balikpapan.
Dalam amanatnya, Rahmad Mas’ud mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menelusuri kembali jejak sejarah Balikpapan. Ia menegaskan bahwa kemajuan kota saat ini tidak terlepas dari fondasi kuat yang dibangun para pendahulu sejak akhir abad ke-19.
“Balikpapan terus berkembang sejak pengeboran minyak pertama tahun 1897. Dari kota pesisir yang sederhana, kini tumbuh menjadi kota industri modern dengan peran penting dalam pembangunan nasional,” ujar Rahmad.
Menginjak usia ke-129, Balikpapan dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang yang semakin besar. Tema peringatan tahun ini, Harmoni Menuju Kota Global, disebut Rahmad sebagai simbol komitmen untuk mendorong daya saing internasional tanpa meninggalkan nilai kebersamaan, kearifan lokal, keharmonisan sosial, dan kelestarian lingkungan.
Meski demikian, perayaan HUT tahun ini digelar secara sederhana. Rahmad menjelaskan, kesederhanaan tersebut merupakan bentuk empati Pemerintah Kota Balikpapan terhadap masyarakat di berbagai wilayah yang tengah menghadapi musibah bencana alam.
Pada momen tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan juga menerima Penghargaan Arindama dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-69 Provinsi Kaltim sebagai bentuk apresiasi atas capaian pembangunan daerah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik demi mewujudkan Balikpapan yang semakin layak huni,” kata Rahmad.
Rahmad turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan strategis, mulai dari peresmian Gedung Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan yang terintegrasi dengan Dinas Perdagangan, Puskesmas Sepinggan Baru, pembangunan sistem drainase di kawasan Gunung Sari, hingga revitalisasi eks Pasar Loak Kampung Baru yang kini bertransformasi menjadi Taman Kampung Baru dan sentra UMKM.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-129, Pemkot Balikpapan akan menggelar acara syukuran secara bergiliran di enam kecamatan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat kedekatan pemerintah dengan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Menutup sambutannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Balikpapan atas peran dan kontribusi dalam menjaga serta membangun kota.
“Balikpapan adalah rumah kita bersama. Dengan kebersamaan dan harmoni, kita akan terus membawa kota ini melangkah lebih jauh ke masa depan,” pungkasnya. (*/jan)














