BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Di tengah berbagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat, satu pesan sederhana kembali ditekankan Kepala UPTD Puskesmas Klandasan Ilir, dr. Rusna Azizah Aziz. Cuci tangan adalah langkah pencegahan penyakit paling efektif, namun masih sering diabaikan.
“Cuci tangan. Berapa banyak penyakit yang bisa kita cegah? Banyak banget, karena sumber infeksi itu dari situ,” tegas dr. Rusna, Senin 17 November 2025.
Ia menjelaskan, berbagai penyakit berbasis lingkungan seperti diare hingga infeksi saluran pencernaan dapat dicegah hanya dengan kebiasaan mencuci tangan yang benar.
Ia mencontohkan situasi yang sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari di fasilitas kesehatan.
“Misalnya saya pegang pasien, terus saya tidak cuci tangan. Saya pegang gagang pintu, kemudian ada orang lain yang menyentuh benda itu, saya sudah menularkan penyakit,” jelasnya.
Rantai penularan yang tampak sepele itu, katanya, menjadi salah satu penyebab mengapa infeksi mudah menyebar di lingkungan masyarakat.
Namun, di balik pentingnya cuci tangan, tingkat pemahaman masyarakat masih jauh dari ideal.
dr. Rusna mengungkapkan bahwa bahkan di kegiatan lomba dokter kecil yang pernah ia nilai, hanya satu dari enam peserta yang benar-benar hafal urutan cuci tangan yang benar. Padahal, kelompok usia anak adalah sasaran paling strategis untuk pendidikan kesehatan.
“Kenapa saya memulai itu dari dokter kecil? Karena pendidikan yang bagus itu dimulai sejak dini,” ujarnya.
Anak-anak yang teredukasi dengan benar diharapkan dapat membawa kebiasaan baik itu hingga dewasa dan menularkannya kepada orang-orang di sekitarnya.
Ia menekankan bahwa peran orang tua dan sekolah menjadi bagian penting dalam membentuk rutinitas tersebut.
“Orang tua dan pihak sekolah itu PR kami juga untuk edukasi. Bahwa cuci tangan itu harus menjadi suatu kebiasaan,” katanya.
dr. Rusna berharap masyarakat setidaknya membiasakan hal paling dasar, mencuci tangan setiap kali hendak memasukkan sesuatu ke mulut.
“Minimal itu dulu,” tegasnya.
Menurutnya, langkah kecil itu bisa memberikan dampak besar dalam mencegah penularan penyakit dan menjaga kesehatan keluarga.
Dengan pesan yang sederhana namun vital ini, Puskesmas Klandasan Ilir terus mendorong edukasi berkelanjutan agar masyarakat benar-benar memahami bahwa mencuci tangan bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi penting untuk kesehatan diri dan lingkungan. (*/ADV/jan)














