BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Suasana semangat dan antusiasme mewarnai ajang pembinaan olahraga bagi atlet usia dini yang kembali digelar Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Kompetisi tahunan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis 23 hingga Minggu 26 Oktober 2025 di Borneo Anfield, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan dalam menyiapkan generasi muda berprestasi di bidang olahraga.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan bahwa tahun ini partisipasi peserta meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 40 tim dengan total 480 peserta dari berbagai sekolah dan klub olahraga di Balikpapan ikut ambil bagian.
“Ini adalah ruang pembinaan yang sangat penting bagi anak-anak kita. Dari sinilah semangat juang, kerja sama, dan mental juara mulai dibentuk,” ujar Ratih saat ditemui di sela kegiatan pembukaan.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas dan karakter positif bagi para atlet muda.
“Kita ingin mereka belajar disiplin, menghormati lawan, dan menikmati proses bertanding. Itu bekal penting bagi perjalanan mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.
Ratih menegaskan, pembinaan olahraga harus dilakukan sejak dini agar potensi bisa terarah dan berkembang dengan baik. Karena itu, Disporapar terus berupaya menyediakan ruang kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.
“Latihan tanpa kompetisi tidak cukup. Lewat pertandingan seperti ini, mereka belajar menghadapi tekanan, mengatur strategi, dan membangun mental pemenang,” katanya.
Selain pengalaman berharga, peserta terbaik akan memperoleh piagam penghargaan, medali, dan dana pembinaan total Rp23 juta.
Ratih menilai, bentuk apresiasi ini bukan semata hadiah, melainkan motivasi bagi atlet muda agar terus mengasah kemampuan dan semangat berlatih.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan rutin ini dapat menjadi pondasi kuat bagi kemajuan olahraga Balikpapan, sekaligus mencetak lebih banyak talenta yang mampu bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Kita ingin Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tapi juga sebagai kota yang produktif melahirkan atlet berprestasi,” tegas Ratih.
Di akhir sambutannya, Ratih berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kebersamaan.
“Bertandinglah dengan hati, nikmati prosesnya, dan bawa nama baik kota kita dengan bangga. Karena dari lapangan inilah, masa depan olahraga Balikpapan akan lahir,” pungkasnya. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



