BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Kota Balikpapan akan menjadi pusat perhatian nasional pada Juni 2025 saat menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK), Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK, serta perayaan HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Acara ini tidak hanya mempertemukan ribuan peserta dari seluruh Indonesia, tetapi juga membuka peluang bagi sektor UMKM dan industri perhotelan untuk berkembang.
Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan, Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud, mengungkapkan bahwa persiapan telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama OPD terkait, dengan arahan langsung dari pemerintah pusat.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan Balikpapan sebagai tuan rumah. Acara ini akan dihadiri sekitar 1.000 peserta, dengan potensi total pengunjung mencapai 5.000–10.000 orang,” ujar Nurlena, Jumat 7 Maret 2025.
Untuk memastikan kelancaran acara, rapat pleno akan digelar di Kantor PKK Balikpapan, diikuti oleh pengurus TP PKK dan OPD terkait. Dalam rapat ini, akan dibahas rundown acara, kebutuhan teknis, serta strategi penyelenggaraan.
Selain sebagai ajang nasional, acara ini menjadi peluang ekonomi bagi sektor perhotelan dan UMKM Balikpapan. Dengan banyaknya delegasi dari berbagai daerah, kesiapan hotel menjadi perhatian utama.
“Hotel-hotel di Balikpapan harus siap menampung peserta. Ini juga menjadi kesempatan besar bagi sektor perhotelan dan UMKM untuk meningkatkan layanan mereka,” tambah Nurlena.
Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, panitia akan menyediakan area khusus untuk pameran produk lokal. Beragam produk seperti kerajinan tangan, makanan khas, dan hasil olahan lokal akan diprioritaskan untuk diperkenalkan kepada peserta.
Acara ini akan berlangsung selama dua hari, dengan sebagian besar agenda rapat diadakan di hotel, sementara acara utama berlangsung di gedung pemerintahan kota. Efisiensi anggaran menjadi perhatian utama dalam pelaksanaannya.
Dalam pertemuan PKK, pembahasan akan difokuskan pada program strategis pemberdayaan keluarga, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.
“Harapannya, hasil dari pertemuan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Nurlena.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Balikpapan optimistis sukses menjadi tuan rumah acara ini. Selain meningkatkan citra sebagai kota yang mampu menyelenggarakan event berskala nasional, ajang ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM dan pariwisata.
“Kami optimistis bahwa acara ini tidak hanya meningkatkan citra Balikpapan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal,” tutup Nurlena.
Sebagai tuan rumah, Balikpapan memiliki kesempatan emas untuk menunjukkan potensinya sebagai pusat kegiatan strategis nasional sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan keluarga. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














