BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) setiap Sabtu bagi masyarakat yang berulang tahun.
Program ini merupakan bagian dari percepatan (quick win) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati, menegaskan bahwa pelaksanaan program dipusatkan pada akhir pekan agar tidak mengganggu layanan pasien umum.
“Kami memilih hari Sabtu agar pelayanan untuk pasien yang sedang sakit tidak terganggu. Program PKG ini dilaksanakan terpisah dengan pasien umum,” ujar Alwiati, Jumat 21 Februari 2025.
Program PKG dirancang agar dapat diakses dalam rentang waktu satu bulan setelah hari ulang tahun peserta. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terlewat mengikuti pemeriksaan.
“Kami berikan waktu H+1 bulan untuk memanfaatkan program ini,” jelas Alwiati.
Sebagai tahap awal, program ini telah diuji coba di Puskesmas Karang Joang, Balikpapan Utara, dengan melibatkan lima peserta sebagai sampel. Pemeriksaan mencakup deteksi dini penyakit jantung, kanker, serta pemeriksaan umum lainnya.
“Pemeriksaan berlaku untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa,” imbuhnya.
Untuk orang dewasa, tersedia 13 jenis pemeriksaan, sementara anak-anak mendapatkan tujuh jenis pemeriksaan yang diawali dengan skrining kesehatan. Jika ditemukan indikasi penyakit, peserta akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan.
“Dinkes Balikpapan siap memberikan rujukan sesuai kebutuhan medis yang ditemukan saat pemeriksaan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan program ini, masyarakat diminta untuk mengunduh aplikasi SatuSehat pada ponsel pintar mereka. Aplikasi tersebut penting untuk mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan sangat berguna untuk keperluan perjalanan seperti umrah atau ke luar negeri.
“Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui aplikasi, jadi pastikan akun sudah terverifikasi dengan centang biru,” terang Alwiati.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program PKG ini secara maksimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan usia harapan hidup warga Balikpapan yang saat ini berada pada angka 74,6 tahun.
“Kami ingin masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya sehingga kualitas hidup mereka semakin baik,” tutupnya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














