BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Bagus Susetyo, Wakil Wali Kota Balikpapan terpilih, berbicara dengan penuh semangat tentang masa depan kota yang akan dipimpinnya lima tahun ke depan bersama Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
Dalam setiap kata, terselip harapan besar dan tekad kuat untuk membawa Balikpapan menjadi kota berkelas global tanpa meninggalkan identitasnya sebagai Madinatul Iman.
“Mohon doa restu, mudah-mudahan saya bersama Pak Rahmad Mas’ud dalam memimpin Balikpapan nanti ke depan mendapat banyak kemudahan,” ujar Bagus diwawancarai wartawan, Senin 24 Februari 2025.
Ucapan tersebut refleksi dari kesadaran bahwa memimpin sebuah kota besar memerlukan kerja sama dan dukungan dari semua pihak.
Bagus Susetyo menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tak bisa berjalan tanpa partisipasi aktif masyarakat.
“Kita harus bahu-membahu. Balikpapan ini rumah kita bersama. Tanpa kebersamaan, semua cita-cita hanya akan menjadi angan-angan,” tuturnya.
Visi menjadikan Balikpapan sebagai kota global tidak hanya tentang infrastruktur modern, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Bagus Susetyo ingin agar pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan berjalan seiring. Ia pun berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam, mengingat Balikpapan juga dikenal sebagai kota yang peduli lingkungan.
Dalam waktu dekat, Bagus Susetyo juga dijadwalkan menghadiri pengarahan dari Presiden Prabowo Subianto di Magelang. Baginya, momen ini penting untuk memahami arah kebijakan nasional sekaligus menyelaraskannya dengan program-program daerah.
“Kami ingin Balikpapan tidak hanya menjadi kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), tapi juga pusat pertumbuhan yang mandiri dan inovatif,” jelasnya.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Bagus juga ingin menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat. Ia percaya, kota yang maju adalah kota yang warganya merasa terlibat dalam setiap proses pembangunan.
“Saya ingin mendengar langsung aspirasi warga, bukan hanya dari laporan. Setiap masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan,” tuturnya.
Bagus Susetyo menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna. “Mari kita rawat Balikpapan dengan cinta. Perjalanan ini tidak mudah, tapi dengan kebersamaan, saya yakin kita bisa menjadikan Balikpapan kota yang membanggakan untuk kita semua,” pesannya.
Dengan harapan dan komitmen kuat, Bagus Susetyo bersiap mengemban amanah, meyakini bahwa masa depan cerah Balikpapan ada di tangan seluruh warganya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














