FLEETWOOD, Seputarkata.com – Arsenal harus mengakhiri kiprahnya di Piala Liga Inggris 2026 setelah gagal melewati hadangan Fleetwood Town.
Bermain di Stadion Highbury, Fleetwood, Selasa (27/10/2026) waktu setempat, tuan rumah menundukkan tim tamu dengan skor 5-3 melalui adu penalti setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir.
Hasil tersebut menjadi kejutan besar pada putaran keempat. Fleetwood yang tidak diunggulkan mampu memaksa Arsenal bekerja keras sepanjang pertandingan sebelum akhirnya memastikan kemenangan dalam babak penentuan yang menegangkan.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang Fleetwood melanjutkan langkah ke perempat final Piala Liga Inggris yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Desember 2026.
Fleetwood menunjukkan keberanian menghadapi Arsenal sejak awal pertandingan. Tuan rumah mampu memanfaatkan peluang untuk unggul lebih dahulu melalui Aaron Loupalo-Bi pada menit ke-21.
Gol tersebut membuat Fleetwood berada di atas angin. Mereka kemudian berusaha menjaga keunggulan dengan meredam tekanan Arsenal hingga turun minum.
Arsenal baru mampu membalas pada babak kedua. Viktor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menghidupkan kembali peluang timnya untuk membalikkan keadaan.
Setelah kedudukan berubah menjadi 1-1, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Arsenal berupaya menambah gol, sedangkan Fleetwood berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk kembali memimpin.
Namun, hingga 90 menit pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Kedua tim pun harus menjalani adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak melangkah ke babak berikutnya.
Peluang Arsenal semakin berat setelah Max Dowman diganjar kartu merah langsung pada menit ke-85. Pemain sayap berusia 16 tahun tersebut harus meninggalkan lapangan setelah wasit menilai tindakannya melanggar aturan pertandingan.
Bermain dengan 10 pemain pada penghujung laga membuat Arsenal menghadapi tekanan tambahan. Fleetwood memiliki keuntungan jumlah pemain, tetapi tetap harus menjaga pertahanan agar tidak kebobolan sebelum peluit akhir.
Arsenal berusaha bertahan sekaligus mencari kesempatan untuk mencetak gol penentu. Namun, hingga waktu normal selesai, skor tetap imbang. Pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu penalti, situasi yang menuntut ketenangan dan ketepatan dari setiap eksekutor.
Lima Penendang Fleetwood Sempurna
Fleetwood tampil lebih efektif ketika pertandingan memasuki babak adu penalti. Lima pemain tuan rumah, yakni Ronan Coughlan, Harrison Neal, Will Davies, Andy Cannon, dan Conor Haughey, berhasil menuntaskan tugas mereka tanpa kegagalan.
Arsenal tidak mampu menyamai catatan tersebut. Martin Odegaard, Kai Havertz, dan Viktor Gyokeres berhasil mencetak gol dari titik putih.
Sementara itu, tendangan Bruno Guimaraes berhasil digagalkan kiper Fleetwood.
Perbedaan efektivitas tersebut memastikan Fleetwood menang 5-3 sekaligus mengubur ambisi Arsenal untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi tersebut.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Fleetwood. Mereka tidak hanya mampu mengimbangi permainan lawan yang lebih diunggulkan, tetapi juga menunjukkan ketenangan ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan.
Bagi Arsenal, tersingkir pada putaran keempat menjadi hasil yang mengecewakan. Kegagalan tersebut menyisakan sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, mulai dari penyelesaian akhir hingga kedisiplinan pemain ketika menghadapi tekanan.
Fleetwood kini bersiap menghadapi tantangan di perempat final. Setelah menyingkirkan Arsenal, klub tersebut memiliki kesempatan untuk kembali menciptakan kejutan dan memperpanjang perjalanan mereka di Piala Liga Inggris musim ini. (*/jan)













