BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di kawasan Simpang Tiga Kilometer 0,5 Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, Balikpapan, Kamis (24/9/2026), sekitar pukul 06.30 Wita.
Peristiwa tersebut melibatkan truk Hino bernomor polisi E 9089 HE, sepeda motor Yamaha Jupiter KT 2556 ZM, serta mobil Honda Brio KT 1304 YB.
Kecelakaan diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman truk Hino yang saat itu membawa muatan kayu dari arah Samarinda menuju Pelabuhan Semayang.
Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol Muhammad Dahlan Jauhari menjelaskan, truk mengalami gangguan saat melintasi ruas jalan yang menurun.
“Pengemudi truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman berupa kehilangan tekanan angin,” kata Dahlan, Kamis (24/9/2026).
Kondisi tersebut membuat laju truk tidak terkendali. Kendaraan kemudian naik ke trotoar dan menghantam lampu penerangan jalan.
Benturan menyebabkan lampu penerangan jalan roboh hingga mengenai Honda Brio yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Truk kemudian bergerak menuju jalur sebelah kanan dan menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter yang dikendarai Bunawar, 65 tahun.
Akibat kejadian tersebut, Bunawar mengalami luka pada bagian kaki kiri. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kaki kiri dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Kanujoso Djatiwibowo,” ujar Dahlan.
Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Berdasarkan pendataan awal, satu orang mengalami luka ringan.
Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta.
Pasca kejadian, personel Satlantas Polresta Balikpapan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari pengemudi, pengendara dan sejumlah saksi.
Petugas turut mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban yang menjalani perawatan.
Dahlan mengatakan, kasus tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.
“Peristiwa ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polresta Balikpapan untuk mengetahui secara menyeluruh penyebab dan rangkaian terjadinya kecelakaan,” jelasnya.
Polisi mengingatkan pengemudi, terutama kendaraan berat, agar tidak mengabaikan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melintas di jalan raya.
Pemeriksaan sistem pengereman menjadi salah satu hal penting, terlebih kendaraan berat melintasi ruas jalan dengan kondisi menurun.
“Termasuk memastikan sistem pengereman dalam kondisi baik serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi dan karakteristik jalan,” pungkas Dahlan. (*/jan)














