BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan masih mendalami penyebab kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dengan tiga sepeda motor di Jalan Projakal, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis, 2 Juli 2026.
Dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita tersebut, satu pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara satu pengendara lainnya mengalami luka berat.
Kasatlantas Polresta Balikpapan, Kompol Muhammad Dahlan Jauhari, mengatakan penyidik telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
“Anggota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Kami melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta mendata seluruh pihak yang terlibat dalam kecelakaan,” ujar Kompol Dahlan Jauhari.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk tangki Mercedes Benz Axor bernomor polisi KB 8845 SG melaju dari arah Hotel Platinum menuju Pelabuhan Ferry Kariangau.
Ketika melintasi jalan menurun di kawasan Projakal, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Pengemudi yang bernama Hilman (32) sempat berusaha menghindari kendaraan lain dengan mengarahkan truk ke jalur kanan.
Namun karena laju kendaraan tidak dapat dikendalikan, truk kembali berpindah ke jalur kiri, keluar dari badan jalan, kemudian menghantam tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) dan sebuah pohon.
Setelah itu, truk terus melaju dan menabrak tiga sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Vario, M. Pairin (66), mengalami cedera berat pada bagian kepala dan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo.
Sementara pengendara Yamaha Fazio, Adi Hamdani (32), mengalami luka berat, sedangkan pengendara Honda Beat selamat.
Kompol Dahlan menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan adanya faktor manusia yang turut memengaruhi terjadinya kecelakaan.
“Pengemudi diduga kurang berhati-hati saat mengoperasikan kendaraan bermuatan berat di ruas jalan yang menurun. Namun demikian, seluruh faktor penyebab masih kami dalami, termasuk dugaan gangguan pada fungsi pengereman,” katanya.
Selain itu, polisi juga mencatat karakteristik lokasi kejadian berupa jalan beton dengan kontur menurun dan menikung ke kiri, berada di kawasan pergudangan dengan arus kendaraan yang cukup padat pada pagi hari.
Hingga kini, Satlantas Polresta Balikpapan masih melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa pengemudi truk, saksi-saksi, serta barang bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh sebelum menentukan proses hukum lebih lanjut. (*/jan)














