BALIKPAPAN, Seputarkata.com – UPTD Puskesmas Klandasan Ilir terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan anak-anak sekolah melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Program ini dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah yang berada di wilayah kerja puskesmas, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Kepala UPTD Puskesmas Klandasan Ilir, dr. Rusna Azizah Aziz, menjelaskan bahwa CKG merupakan program nasional dari Kementerian Kesehatan yang bertujuan menilai status kesehatan peserta didik serta mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan.
“Dengan pemeriksaan rutin, kita bisa mengetahui sejak awal jika ada gangguan kesehatan pada anak sehingga bisa ditangani cepat dan tepat,” ujarnya, Jumat 21 November 2025.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan dasar meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk memantau pertumbuhan serta status gizi siswa.
Selain itu, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan gigi, telinga, dan mata guna mendeteksi masalah yang sering tidak disadari anak maupun orang tua.
Tidak hanya pemeriksaan fisik, CKG juga mencakup pemeriksaan hemoglobin untuk melihat ada tidaknya anemia serta pengecekan gula darah sewaktu.
Pemeriksaan ini penting untuk mengidentifikasi gangguan metabolik yang mulai banyak ditemui pada usia sekolah akibat pola makan yang tidak terkontrol.
dr. Rusna menegaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci dalam menjaga kualitas kesehatan anak.
“Anak-anak adalah kelompok usia yang aktif belajar dan tumbuh. Masalah kesehatan yang tidak terdeteksi bisa mengganggu proses belajar dan perkembangan mereka,” jelasnya.
Puskesmas Klandasan Ilir berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan sekolah untuk lebih peduli terhadap kesehatan peserta didik.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat, termasuk kebiasaan menjaga kebersihan gigi, pentingnya aktivitas fisik, serta pola makan seimbang.
Melalui program CKG, Puskesmas Klandasan Ilir berupaya memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh sehat dan optimal.
“Kesehatan anak adalah investasi masa depan. Dengan pemeriksaan gratis dan rutin, kita membantu memastikan mereka dapat belajar dan berkembang tanpa hambatan kesehatan,” tutup dr. Rusna. (*/ADV/jan)














