BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Dalam upaya mencegah anemia pada remaja putri, Puskesmas Damai melaksanakan pemeriksaan hemoglobin (HB) di SDN 012 Balikpapan Kota pada Jumat, 14 November 2025.
Kegiatan pemeriksaan rutin ini merupakan bagian dari program UKS yang menyasar siswi kelas 5 dan 6, yaitu kelompok usia yang mulai memasuki masa pubertas dan berisiko mengalami penurunan kadar hemoglobin.
Muh. Adnan Mukhtar, pemegang program UKS Puskesmas Damai, menjelaskan bahwa pemeriksaan HB dilakukan secara berkala untuk mendeteksi kondisi anemia sejak dini.
“Pemeriksaan ini kami lakukan biasanya di kelas 5 dan 6, untuk remaja putri yang memasuki usia remaja atau anak yang mulai haid,” ungkapnya kepada wartawan.
Menurutnya, masa transisi ini sangat penting dipantau karena perubahan fisiologis pada tubuh remaja putri membuat mereka lebih rentan terhadap penurunan HB.
Adnan menambahkan bahwa pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah awal screening untuk mengetahui apakah ada siswi yang mengalami anemia.
“Penurunan hemoglobin biasanya membuat anak terlihat letih, lesu, dan tidak aktif dalam proses belajar. Ini yang perlu kita cegah sejak awal,” jelasnya.
Dengan deteksi dini, puskesmas dapat segera menentukan tindak lanjut yang tepat bagi anak-anak yang membutuhkan.
Sebagai langkah penanganan, siswi yang terdeteksi mengalami penurunan HB akan diberikan tablet tambah darah (TTD).
Pemberian suplemen ini menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kadar hemoglobin sekaligus mencegah anemia berlanjut.
“Biasanya anak-anak ini diberikan yang namanya obat tablet tambah darah,” tambah Adnan.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan HB dan pemberian TTD merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan Puskesmas Damai di sekolah-sekolah wilayah binaan.
Tak hanya melakukan pemeriksaan, puskesmas juga melakukan tindak lanjut satu bulan setelah pemberian tablet tambah darah untuk memastikan kondisi siswi sudah membaik.
“Biasanya kita pengecekan ini, kemudian jika ada tanda-tanda penurunan, kita kasih obat dan tindak lanjuti sebulan setelahnya,” ujarnya.
Untuk pemeriksaan di SDN 012 Balikpapan Kota kali ini, jumlah sasaran mencapai kurang lebih 100 anak.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah dari ujung jari untuk mengecek kadar hemoglobin secara langsung.
Program ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan remaja putri, mendukung proses belajar mereka, serta mencegah anemia sejak dini melalui pemantauan kesehatan yang konsisten. (*/ADV/jan)














