BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Sorak sorai dan dentuman bola paddle menggema di Balikpapan Tennis Stadium, Kamis 6 November 2025.
Ajang Balikpapan Open Pickleball 2025 resmi dimulai, menandai semakin kuatnya geliat olahraga yang tengah naik daun ini di Indonesia.
Turnamen bertema “Olahraga Maju, Balikpapan Juara” itu berlangsung selama tiga hari, 6–8 November, dan menjadi magnet bagi ratusan atlet dari dalam dan luar negeri.
Upacara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan, Irfan Taufik, yang mewakili Wali Kota, bersama jajaran pejabat dan pengurus Indonesia Pickleball Federation (IPF) Balikpapan.
Hadir pula Ketua IPF Balikpapan Yudhi Saharuddin dan Kabid Keolahragaan Disparpora Balikpapan, M. Norhan, yang menyambut langsung para peserta dengan penuh semangat.
Menurut Norhan, animo masyarakat terhadap pickleball meningkat tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Jumlah peserta melonjak hingga 205 orang, termasuk atlet dari NTB, Jakarta, Jawa Barat, Surabaya, serta seluruh daerah di Kalimantan Timur. Bahkan, ada perwakilan dari Prancis, Australia, dan Singapura,” ungkapnya.
Ia menambahkan, turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga sarana mempererat komunitas.
“Pickleball kini bukan cuma olahraga rekreasi, tapi juga cabang berprestasi. Kami ingin menjadikannya ikon baru olahraga Balikpapan,” ujarnya bangga.
Tak hanya atlet profesional, generasi muda pun mulai menunjukkan minat besar. Norhan menuturkan, pelajar SD hingga SMA di Balikpapan kini aktif berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi.
“Dukungan dari sekolah dan klub menjadi kunci agar pembinaan atlet muda terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, Irfan Taufik dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan event ini.
“Pickleball memiliki keunikan karena bisa dimainkan oleh siapa saja, dari anak-anak hingga lansia. Ini olahraga yang menyatukan,” tuturnya.
Ia berharap Balikpapan Open dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya budaya hidup sehat dan semangat sportivitas di masyarakat.
“Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan olahraga, karena prestasi dimulai dari kebiasaan. Mari jadikan olahraga sebagai gaya hidup, bukan sekadar kegiatan tahunan,” pesannya.
Selama tiga hari ke depan, Balikpapan akan menjadi pusat perhatian para pencinta pickleball nusantara. Dengan antusiasme yang terus meningkat, bukan tidak mungkin kota ini segera dikenal sebagai “Kota Pickleball-nya Indonesia.” (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



