BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporapar) berkomitmen menjadikan kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang hidup dan dinamis.
Tidak hanya sebagai ruang bersejarah, Monpera diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang menggabungkan unsur rekreasi, olahraga, dan seni budaya.
Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa lokasi Monpera memiliki potensi besar karena letaknya sangat strategis di jantung kota dan dekat dengan kawasan wisata pantai.
Oleh karena itu, pemerintah ingin mengoptimalkan area tersebut agar tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang publik yang penuh kegiatan positif.
“Kalau Monpera itu sudah strategis, tinggal bagaimana kita mengembangkan atraksi dan aktivitas masyarakat di sana. Misalnya, pengunjung bisa menonton tarian, menikmati pertunjukan seni, atau berolahraga pagi di kawasan itu,” ujar Ratih, Kamis 23 Oktober 2025.
Menurutnya, konsep pengembangan Monpera diarahkan pada model kolaboratif, di mana pemerintah, komunitas, dan masyarakat bersama-sama menghidupkan kawasan tersebut.
Ia mencontohkan kegiatan mingguan di Lapangan Bekapai yang setiap Minggu rutin diisi dengan kegiatan senam dan aktivitas komunitas.
“Nah, harapannya Monpera bisa dikelola seperti itu juga. Ada sport tourism-nya, ada kegiatan masyarakat yang rutin sehingga destinasi ini terasa hidup,” tambahnya.
Ratih menegaskan bahwa Disporapar juga mendorong pemerataan pengembangan destinasi di seluruh wilayah kota, dari barat hingga timur Balikpapan. Dengan begitu, setiap kawasan memiliki daya tarik dan tidak hanya terpusat di satu titik.
“Ke depan, kita ingin semua destinasi punya karakter dan aktivitas masing-masing, sehingga wisatawan punya banyak pilihan,” jelasnya.
Selain itu, Monpera juga berpotensi menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event, baik tingkat kota maupun nasional.
Dengan fasilitas dan posisi yang strategis, Ratih optimistis Monpera akan menjadi salah satu lokasi favorit bagi komunitas dan penyelenggara kegiatan publik.
“Kalau destinasi sudah hidup dan menarik, tentu akan banyak event yang datang sendiri. Orang akan memilih Monpera sebagai tempat kegiatan karena strategis dan punya nilai historis,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan menjadikan Monpera bukan sekadar monumen, tetapi ikon wisata budaya dan ruang interaksi sosial yang memperkuat identitas Balikpapan sebagai kota modern yang tetap menghargai nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan warganya. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)



