BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Setelah melalui pembahasan panjang di DPRD, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memastikan rencana pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur memasuki tahap realisasi.
Proses lelang dijadwalkan berlangsung tahun ini, dan jika berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik akan dimulai pada 2026.
“Targetnya, lelang rampung tahun ini. Kalau bisa lebih cepat, tentu lebih baik, sehingga konstruksi fisiknya dapat dimulai 2026,” kata Rahmad usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-25, Rabu 13 Agustus 2025.
Rahmad mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan RS Balikpapan Timur sebenarnya sudah muncul sejak tahun sebelumnya. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda lantaran Pemkot memprioritaskan penyelesaian RSUD di Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Proyek rumah sakit baru ini akan menggunakan skema pembiayaan multiyears atau tahun jamak selama tiga tahun. Sistem ini dipilih karena keterbatasan kemampuan APBD jika dikerjakan dalam satu tahun anggaran.
“Dengan skema multiyears, pembangunan bisa dilakukan bertahap dan terukur,” jelasnya.
Wali kota menegaskan tidak ada hambatan berarti dalam persiapan proyek. Administrasi dan prosedur anggaran telah rampung, dan lahan yang akan digunakan adalah milik Pemkot sehingga tak memerlukan pembebasan.
“Kuncinya, semua pihak harus mendukung. Kalau terlalu banyak diperdebatkan, prosesnya justru terhambat,” ujarnya.
Keberadaan rumah sakit di wilayah timur Balikpapan dinilai sangat strategis. Pertumbuhan penduduk di kawasan ini cukup pesat, terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) yang jaraknya relatif dekat.
Saat ini, warga Balikpapan Timur masih harus menempuh perjalanan ke rumah sakit di pusat kota untuk mendapatkan layanan medis, yang dalam kondisi darurat bisa memakan waktu berharga.
“Rumah sakit ini akan menjadi penopang layanan kesehatan, sekaligus mengurangi beban fasilitas kesehatan di pusat kota,” tambah Rahmad.
Ia juga menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar memenuhi janji politik, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat. Dengan dukungan penuh dari DPRD, Pemkot, dan masyarakat, Rahmad optimistis proyek ini dapat selesai sesuai target dan menjadi kebanggaan Balikpapan Timur.
“Harapan kita, tiga tahun ke depan warga sudah bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dengan nyaman dan aman. Semua demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)



