BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Antusiasme masyarakat dalam gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di BSCC Dome Balikpapan selama 9–11 Juli 2025 berdampak luar biasa terhadap pelaku UMKM lokal.
Bahkan omzet yang diraih pelaku usaha kecil dan menengah selama tiga hari pameran diperkirakan menembus Rp 3 miliar.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, menyebut bahwa pencapaian ini jauh melampaui ekspektasi para pelaku UMKM sendiri.
“Ada yang biasanya jual kopi cuma Rp 200–500 ribu per hari, kemarin bisa tembus jutaan hanya dalam dua jam,” ujarnya usai acara penutupan, Jumat 11 Juli 2025.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya terlihat dari keramaian pengunjung, tetapi juga dari efek ekonomi langsung yang dirasakan para pelaku usaha.
“Kita undang 80 UMKM kuliner, semua terlayani, semua laris. Di hari kedua saja, estimasi omzet dari penjualan kuliner dan kerajinan sudah mencapai lebih dari Rp 3 miliar,” ungkap Heru.
Pameran ini juga menjadi ajang validasi pasar bagi UMKM, khususnya sektor kuliner dan kerajinan yang menjadi andalan Balikpapan.
Dinas pun tak tinggal diam melihat pencapaian ini. Heru menyampaikan bahwa ke depan pihaknya telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM Balikpapan naik kelas.
“Kami akan petakan berdasarkan 17 sektor KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang kami kelola. Khusus sektor kerajinan, kami targetkan bisa punya standar nasional dulu, baru kemudian disiapkan ke arah internasional,” jelasnya.
Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan akan memberikan pendampingan bertahap, mulai dari peningkatan kualitas produksi, kuantitas, hingga kesiapan menghadapi pasar digital dan ekspor.
“Kalau sudah memenuhi standar, pemerintah akan masuk dengan dukungan permodalan dan komersialisasi digital,” kata Heru.
Namun ia juga mengingatkan bahwa tidak semua sektor bisa dibantu secara bersamaan.
“Kita perlu klasifikasi dan skala prioritas. Ujungnya, kita akan pilih produk unggulan Balikpapan yang bisa dijadikan ikon nasional dan internasional,” lanjutnya.
Momentum besar dari HUT Dekranas ini diyakini menjadi pijakan strategis bagi UMKM Balikpapan untuk tumbuh lebih cepat, lebih kuat, dan mampu bersaing di pasar digital maupun global. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














