• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
No Result
View All Result
Seputar Kata
  • Balikpapan
  • Samarinda
  • PPU
  • Bontang
  • Kutim
  • Kukar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Advetorial
Seputar Kata
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang
No Result
View All Result
Seputar Kata
No Result
View All Result
Home Advetorial

PPU Hadapi Krisis Guru ASN, Disdikpora Desak Solusi Nasional di Momentum Hardiknas

admin by admin
Mei 2, 2025
in Advetorial, PPU
0
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru

332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PENAJAM, Seputarkata.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah bersiap menghadapi tantangan serius, krisis kekurangan tenaga guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa sebanyak 130 guru ASN diperkirakan akan pensiun dalam dua tahun ke depan.

“Pada 2025 ini ada sekitar 50 guru pensiun, dan tahun depan menyusul 80 lagi. Ini menjadi persoalan yang harus segera dicarikan solusi,” ujar Andi Singkerru diwawancarai usai upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Jumat 2 Mei 2025.

Ia berharap momentum Hardiknas bisa menjadi pintu masuk bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menerbitkan kebijakan yang berpihak pada daerah-daerah yang tengah kekurangan guru.

Menurutnya, keterbatasan formasi dalam setiap penerimaan Calon ASN (CASN) dan kemampuan keuangan daerah yang belum mencukupi menjadi kendala utama dalam menutup kebutuhan guru, terutama di tingkat dasar dan menengah.

“Persoalan ini sudah kami sampaikan dalam forum konsolidasi nasional sebelumnya. Kini saatnya pemerintah pusat hadir dengan langkah konkret untuk membantu daerah,” tegasnya.

Andi juga menyoroti bahwa tantangan pendidikan di era teknologi bukan hanya soal adaptasi kurikulum, tetapi juga terkait jumlah guru yang tak sebanding dengan kebutuhan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten PPU terus berupaya memenuhi sarana dan prasarana pendidikan, seperti pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) dan pengadaan mebeler.

“RKB masih menjadi fokus karena jumlah penduduk PPU terus bertambah. Kami berusaha mengimbanginya setiap tahun meskipun dengan keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (*/ADV/Diskominfo PPU/jan)

Tags: Diskominfo PPUPemkab PPU
Share133Tweet83Share23
Previous Post

Peringatan Harsiknas di PPU Tegaskan Komitmen Bangun Pendidikan Inklusif dan Bermutu

Next Post

Menginspirasi, KKT Dukung Liga JMSI 2025 se-Kaltim di Balikpapan

admin

admin

Next Post
Enriany Muis, Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal

Menginspirasi, KKT Dukung Liga JMSI 2025 se-Kaltim di Balikpapan

Mudyat Noor, meninjau langsung kondisi jalan berlumpur di wilayah RT 16, Kelurahan Sotek, sekaligus menyalurkan bantuan 

Jalan Rusak Hambat Akses Warga, Bupati PPU Janjikan Penanganan Cepat Usai Tinjau Lokasi

Perkuat Peran Media Sebagai Mitra Strategis, Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Dukung Liga JMSI 2025 

Perkuat Peran Media Sebagai Mitra Strategis, Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Dukung Liga JMSI 2025 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Website Berita Resmi - Seputar Kata

Kategori

  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kukar
  • Kutim
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Umum
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi