PENAJAM, Seputarkata.com – Memasuki usia ke-23, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan kesejahteraan masyarakatnya semakin meningkat.
Peringatan hari jadi kali ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PPU, Saidin, menegaskan bahwa momen ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
“Semoga Kabupaten PPU semakin maju, dan masyarakatnya lebih sejahtera. Itu harapan kami di Dinas Sosial,” ujar Saidin, Selasa 11 Maret 2025.
Salah satu tantangan utama yang menjadi perhatian adalah penurunan angka kemiskinan dan pencegahan stunting. Menurutnya, kemiskinan bukan sekadar soal penghasilan, tetapi juga terkait dengan akses layanan kesehatan, pendidikan, serta lingkungan hidup yang layak.
“Kami berharap ke depan angka kemiskinan terus berkurang, dan anak-anak kita tumbuh sehat serta mendapatkan gizi yang baik,” katanya.
Selain itu, peningkatan kesejahteraan harus didukung oleh sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Program-program sosial yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup warga terus digalakkan, dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
“Bicara kesejahteraan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bagaimana kehidupan masyarakat layak,” tambahnya.
Di usia ke-23 ini, PPU terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, memastikan setiap warganya memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong, diharapkan Benuo Taka semakin berkembang menjadi daerah yang maju dan sejahtera. (*/ADV/Diskominfo PPU/jan)














