BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Di tengah ancaman narkotika yang kian membayangi generasi muda di Kalimantan Timur, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, atau yang akrab disapa Hamas, menunjukkan komitmennya untuk melawan penyalahgunaan narkotika.
Melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2022, yang berlangsung di Jalan Belibis III, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, pada Selasa 12 November 2024, Hamas menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba.
Dalam sambutannya, Hamas menyuarakan keprihatinan terhadap dampak narkotika yang begitu destruktif bagi generasi muda. Ia percaya bahwa memberantas narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh masyarakat.
“Ancaman narkoba adalah ancaman bagi kita semua. Masyarakat punya peran besar untuk menjaga lingkungan dari bahaya ini,” tegasnya.
Perda No. 4 Tahun 2022 menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kaltim. Aturan ini tidak hanya memuat upaya preventif, tetapi juga penindakan yang tegas terhadap pelanggar.
Dengan landasan hukum ini, Hamas berharap seluruh elemen masyarakat semakin sadar akan perannya dan lebih waspada terhadap bahaya yang ada di sekitar.
Selama sosialisasi, Hamas juga mengajak warga untuk memperkuat peran keluarga dan komunitas sebagai garda depan dalam upaya deteksi dini.
Melibatkan kepala keluarga, tokoh agama, dan pemimpin komunitas dianggapnya sangat penting untuk menciptakan “benteng sosial” yang tangguh dalam melawan narkotika.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan, Risnoto, turut hadir dan memberikan pemahaman lebih dalam tentang bahaya narkoba serta cara melindungi keluarga dari ancaman ini.
Warga pun tampak antusias berdiskusi, menyampaikan pertanyaan, dan memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan.
Dengan kesadaran yang semakin meningkat, Hasanuddin berharap, masyarakat dapat lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungannya.
Sosialisasi ini, bagi Hamas, adalah bukti nyata bahwa masyarakat Kaltim memiliki tekad untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. (*/jan)



