BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada kualitas pengajaran dan kurikulum, tetapi juga pada sarana dan prasarana yang memadai.
Hal inilah yang menjadi perhatian Wakil Ketua Dewan Perwalian Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Budiono, dalam menanggapi upaya pemerintah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di kota ini.
Pemerintah Kota, menurut Budiono, berkomitmen untuk memastikan bahwa lingkungan sekolah di Balikpapan tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi siswa.
“Pemerintah terus hadir menyiapkan fasilitas-fasilitas, sarana prasarana sekolahan, baik itu lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan lain sebagainya yang tentunya membuat anak-anak nyaman,” ujar Budiono, Rabu 6 November 2024.
Salah satu langkah yang disebutkan oleh Budiono adalah penyediaan ruang kelas yang baik dan layak. “Mungkin dimulai dari ruang kelas yang bagus. Ini kewajiban pemerintah untuk memastikan ruang kelas yang baik. Itu harus kita perhatikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Budiono mengungkapkan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan dan kebudayaan di Balikpapan.
Dia menyebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan mendapatkan anggaran sekitar Rp 803 miliar, dengan sekitar Rp 730 miliar dialokasikan khusus untuk bidang pendidikan.
“Anggaran untuk pendidikan ini sangat besar, dan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk sarana dan prasarana,” ucap Budiono.
Menurut Budiono, meskipun prestasi pendidikan dan kualitas pengajaran harus tetap menjadi prioritas utama, namun fasilitas yang memadai sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
“Jangan hanya mengutamakan kualitas pendidikannya, artinya prestasi penting, tapi sarana dan prasarana juga harus kita perhatikan,” jelasnya.
Dengan upaya pemerintah yang terus meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, Budiono berharap siswa di Balikpapan dapat merasakan manfaat dari lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung prestasi mereka.
Fasilitas yang memadai, menurutnya, adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan pendidikan yang berkualitas. (*/ADV/DPRD Balikpapan/jan)



