• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
No Result
View All Result
Seputar Kata
  • Balikpapan
  • Samarinda
  • PPU
  • Bontang
  • Kutim
  • Kukar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Advetorial
Seputar Kata
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang
No Result
View All Result
Seputar Kata
No Result
View All Result
Home Advetorial

Pemkab PPU Perkuat Penanggulangan Stunting dengan Aplikasi e-HDW, Langkah Inovatif yang Menghadirkan Harapan Baru

admin by admin
Oktober 9, 2024
in Advetorial, PPU
0
Aplikasi e-HDW bukan hanya sekadar alat, tetapi juga kunci utama dalam memastikan data kelompok sasaran terkait stunting terkelola dengan baik dan program yang dijalankan dapat dievaluasi secara menyeluruh. (Foto : istimewa)

Aplikasi e-HDW bukan hanya sekadar alat, tetapi juga kunci utama dalam memastikan data kelompok sasaran terkait stunting terkelola dengan baik dan program yang dijalankan dapat dievaluasi secara menyeluruh. (Foto : istimewa)

332
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PENAJAM, Seputarkata.com – Di tengah upaya nasional untuk mengurangi angka stunting, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah signifikan dengan menerapkan teknologi berbasis aplikasi.

Aplikasi e-Human Development Worker (e-HDW), sebuah platform digital yang dirancang untuk memantau perkembangan stunting, kini diandalkan Pemkab PPU sebagai alat bantu bagi para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam merencanakan dan mengawasi program penanganan stunting di tingkat desa dan kelurahan.

Melalui bimbingan teknis yang diadakan di Blue Sky Hotel pada Selasa, 8 Oktober 2024, seluruh KPM dari empat kecamatan di PPU mendapatkan pelatihan intensif tentang penggunaan aplikasi ini. Bimbingan teknis tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.

Zainal menjelaskan bahwa aplikasi e-HDW bukan hanya sekadar alat, tetapi juga kunci utama dalam memastikan data kelompok sasaran terkait stunting terkelola dengan baik dan program yang dijalankan dapat dievaluasi secara menyeluruh.

Zainal menekankan bahwa aplikasi ini memberikan barometer atau indikator yang jelas bagi pemerintah daerah untuk mengukur sejauh mana keberhasilan program-program pengentasan stunting.

“E-HDW ini sangat penting untuk dipahami, agar kita memiliki barometer terhadap program dan kegiatan yang dilakukan dalam pengentasan stunting di wilayah Kabupaten PPU,” ujarnya, Selasa 8 Oktober 2024.

Pernyataan Zainal menegaskan pentingnya teknologi dalam mendukung pembangunan manusia. Aplikasi ini memungkinkan setiap kader KPM untuk memiliki akses yang lebih baik dalam memantau kondisi gizi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Melalui data yang akurat dan terukur, pemerintah daerah dapat menentukan intervensi yang tepat dan menyeluruh.

Lewat pelatihan ini, Pemkab PPU berharap para KPM semakin terampil dan mampu berperan sebagai ujung tombak pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.

Zainal menekankan bahwa kualitas SDM yang baik akan menjadi kunci keberhasilan program-program pembangunan, terutama dalam menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

“Para kader PKM bisa semakin terlatih karena menjadi ujung tombak dalam peranan pembangunan SDM yang berkualitas khususnya dalam program pengentasan stunting berbasis teknologi,” lanjutnya.

Dengan implementasi e-HDW, Kabupaten PPU menunjukkan komitmen serius dalam menghadirkan solusi modern untuk masalah stunting.

Teknologi yang diintegrasikan dalam strategi penanggulangan stunting ini diharapkan bisa memaksimalkan efisiensi serta efektivitas program, sehingga membawa perubahan nyata bagi kesehatan masyarakat.

Zainal mengajak seluruh KPM untuk tidak meremehkan langkah-langkah kecil yang dilakukan. Baginya, setiap tindakan yang diambil memiliki potensi besar untuk membawa perubahan yang signifikan.

“Ingatlah bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil dapat membawa perubahan yang besar bagi kemajuan kabupaten kita,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

Melalui inovasi ini, Kabupaten PPU memberikan contoh bagaimana teknologi bisa diadopsi untuk menjawab tantangan besar di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pengentasan stunting.

Aplikasi e-HDW menjadi wujud nyata dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan solusi berbasis data, yang tidak hanya efektif tapi juga berkelanjutan bagi masa depan generasi penerus. (*/ADV/DiskominfoPPU/jan)

 

 

Tags: Diskominfo PPUe-HDWMuhammad Zainal ArifinPemkab PPUStunting
Share133Tweet83Share23
Previous Post

DLH PPU Berkomitmen Meningkatkan Layanan Kebersihan melalui Penambahan Armada dan Sopir

Next Post

Rumah Ibadah Ramah Anak, Langkah Nyata Kabupaten PPU Menuju Kabupaten Layak Anak 2030

admin

admin

Next Post
Penajam Paser Utara (PPU) memperkenalkan konsep Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA). (Foto : istimewa)

Rumah Ibadah Ramah Anak, Langkah Nyata Kabupaten PPU Menuju Kabupaten Layak Anak 2030

Sekretaris Diskominfo PPU, Herlambang. (Foto : istimewa)

Diskominfo PPU Dorong Transformasi Digital di Sekolah dengan E-Office

Balikpapan Tuan Rumah SINI VII, Ajang Berbagi Ilmu dan Eksplorasi Wisata

Balikpapan Tuan Rumah SINI VII, Ajang Berbagi Ilmu dan Eksplorasi Wisata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Website Berita Resmi - Seputar Kata

Kategori

  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kukar
  • Kutim
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Umum
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi