PENAJAM, Seputarkata.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya merubah lanskap Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tetapi juga menuntut penyesuaian dalam sistem transportasi.
Dinas Perhubungan (Dishub) PPU mengambil langkah cepat dengan mengevaluasi dan menyesuaikan trayek angkutan umum untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.
Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo, menjelaskan bahwa penyesuaian trayek ini merupakan upaya strategis agar layanan transportasi umum dapat lebih efektif dan efisien seiring dengan pertumbuhan wilayah akibat pembangunan IKN.
“Dengan adanya pembangunan IKN, mobilitas masyarakat meningkat pesat. Karena itu, trayek angkutan umum perlu disesuaikan agar dapat melayani masyarakat secara optimal,” ujar Andy pada Kamis, 3 Oktober 2024.
Salah satu perubahan penting adalah pemindahan terminal dari kilometer 1 ke pasar induk, yang telah melalui studi kelayakan dan survei Dishub.
Pemindahan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi umum, mendukung mobilitas sehari-hari, dan aktivitas ekonomi.
“Ini bukan hanya soal pemindahan terminal, tetapi juga perencanaan matang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” tambahnya.
Dishub PPU berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem transportasi melalui evaluasi berkala, memastikan trayek angkutan umum tetap relevan dengan dinamika pertumbuhan wilayah.
“Dengan perubahan ini, kami berharap angkutan umum dapat menjadi andalan masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin berkembang,” pungkas Andy.
Perubahan trayek ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan transportasi umum, menjadikan transportasi di PPU sebagai pendorong utama perkembangan wilayah di tengah pembangunan IKN. (*/ADV/DiskominfoPPU/jan)



