PENAJAM, Seputarkata.com – Rumah jabatan bupati Penajam Paser Utara (PPU), meski telah selesai dibangun pada tahun 2022 dengan anggaran mencapai puluhan miliar, hingga kini masih belum ditempati.
Meskipun pemerintah daerah mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp 6,2 miliar untuk landscape dan interior pada tahun 2023, namun fasilitas pendukung sebagai rumah layak huni masih belum rampung.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara, Thohiron, mendukung penyelesaian rumah jabatan bupati agar segera dapat dimanfaatkan.
Meskipun proyek ini telah menghabiskan anggaran yang cukup besar, Thohiron menegaskan bahwa penyelesaian fasilitas pendukung, seperti jaringan listrik dan air bersih, serta taman dan tempat parkir, perlu segera dilakukan.
“Ya harusnya segera dituntaskan, agar bisa dimanfaatkan. Sudah dibangun bertahun-tahun masa gak segera ditempati,” ujarnya, Kamis (15/2/2024).
Dengan pengerjaan fasilitas pendukung yang belum rampung, rumah jabatan bupati Penajam Paser Utara masih belum dapat difungsikan sepenuhnya.
“Komisi III DPRD PPU mendorong pemerintah daerah untuk melanjutkan proyek ini agar tidak sia-sia mengingat anggaran yang telah dikeluarkan,” pungkasnya. (*/ADV/jan)



