• Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
No Result
View All Result
Seputar Kata
  • Balikpapan
  • Samarinda
  • PPU
  • Bontang
  • Kutim
  • Kukar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Advetorial
Seputar Kata
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang
No Result
View All Result
Seputar Kata
No Result
View All Result
Home Balikpapan

10.499 Ton Bungkil Sawit Senilai Rp 55 Miliar Dari Kaltim Diekspor ke Korsel

admin by admin
April 1, 2024
in Balikpapan
0
10.499 Ton Bungkil Sawit Senilai Rp 55 Miliar Dari Kaltim Diekspor ke Korsel
333
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Sebanyak 10.499 ton Bungkil Sawit (Palm Kernel Expeller) dari Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nilai Rp 55 Miliar diekspor ke Korea Selatan pada Minggu, 31 Maret 2024.

Sebelum dikirim ke negara tujuan, pejabat Karantina Kalimantan Timur melakukan pengawasan perlakuan fumigasi di atas alat angkut, agar terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Pihak ketiga yang melakukan fumigasi merupakan perusahaan yang telah teregister oleh Badan Karantina Indonesia.

Pelaksana tugas Kepala Karantina Kaltim, Tasrif, mengatakan fumigasi dilakukan setelah sampel bungkil sawit diuji di laboratorium dan ditemukan serangga hidup alphitobius diaperinus dan tribolium castaneum.

“Fumigasi dilakukan di atas alat angkut (di atas kapal) MV Trawind Fortune dengan menggunakan Phospine (PH3),” kata Tasrif, Senin (1/4/2024).

Dijelaskan, pengawasan ini bertujuan untuk menjamin bahwa mitigasi risiko di pre border telah berjalan efektif, sehingga memperkecil risiko yang mengancam kesehatan dan keselamatan ternak, manusia dan lingkungan di Korea Selatan.

Karena di Korea Selatan, pada umumnya Bungkil Sawit digunakan sebagai bahan baku pakan ternak asal tumbuhan (animal feed of plant origin).

“Setelah proses fumigasi selesai dan dinyatakan berhasil, Pejabat Karantina menerbitkan Phytosanitary Certificate (KT-10) untuk memenuhi persyaratan dari negara tujuan,” tuturnya.

Bungkil Sawit yang sehat, bebas OPT, serta Phytosanitary Certificate dari negara asal dipastikan akan diterima di negara tujuan.

“Tentu hal ini berpengaruh pula pada peningkatan ekspor dan perekonomian Indonesia melalui devisa negara,” pungkasnya. (jan)

 

Tags: Bungkil SawitKarantina KaltimKarantina pertanian Kaltim
Share133Tweet83Share23
Previous Post

Dinas Perdagangan dan Polresta Balikpapan Pantau Kelayakan BBM

Next Post

Emas Perhiasan Picu Inflasi di Balikpapan

admin

admin

Next Post
Emas Perhiasan Picu Inflasi di Balikpapan

Emas Perhiasan Picu Inflasi di Balikpapan

Ratusan Militer Kodam Vl/Mulawarman Naik Pangkat

Ratusan Militer Kodam Vl/Mulawarman Naik Pangkat

Komunitas Bergerak Pertamina Balikpapan Gelar Belanja Lebaran bersama 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Komunitas Bergerak Pertamina Balikpapan Gelar Belanja Lebaran bersama 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Youtube Vimeo Instagram

Website Berita Resmi - Seputar Kata

Kategori

  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Bontang
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kukar
  • Kutim
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementaria
  • Peristiwa
  • Politik
  • PPU
  • Samarinda
  • Umum
  • Home
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Balikpapan
  • PPU
  • Samarinda
  • Kutim
  • Kukar
  • Bontang

© 2023 Seputar Kata - Website Berita Resmi