BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Puskesmas Damai memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan melalui program Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA).
Program ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar rumah, sekaligus meningkatkan kemandirian warga dalam menjaga kesehatan.
Rifazul Aulia Rahman, Apoteker Penanggung Jawab sekaligus Koordinator Jejaring Puskesmas Damai, menjelaskan bahwa Asman TOGA tidak sekadar membagikan tanaman obat, tetapi juga melibatkan kader-kader kesehatan yang telah dilatih.
“Di dalam program ini ada kegiatan pemberdayaan kader, pemberian informasi terkait tanaman obat, dan juga akupresure. Kader yang sudah dilatih nantinya akan memberikan pengetahuan ini ke masyarakat di lingkungannya,” ujarnya, Minggu 16 November 2025.
Program ini menekankan pemanfaatan tanaman yang familiar dan mudah ditemui, seperti jahe, kunyit, kencur, laos, hingga kumis kucing.
Tanaman-tanaman ini memiliki khasiat kesehatan yang dapat membantu menangani keluhan ringan sehari-hari, seperti batuk, pilek, nyeri ringan, pusing, serta menjaga nafsu makan.
Rifazul menegaskan bahwa penggunaan Asman TOGA ditujukan untuk perawatan ringan dan bukan pengganti pengobatan medis untuk penyakit berat.
“Ini bukan untuk penyakit berat, tapi untuk keluhan ringan dan pemeliharaan kesehatan sehari-hari. Misalnya batuk pilek, nyeri ringan, atau menjaga daya tahan tubuh,” jelasnya.
Program Asman TOGA juga memiliki sasaran spesifik di tingkat RT. Setiap RT diharapkan membentuk kelompok asuhan yang dikelola kader-kader terlatih.
Dengan demikian, pengetahuan tentang tanaman obat keluarga dapat tersampaikan secara merata ke masyarakat.
Pendampingan dan edukasi rutin menjadi bagian penting agar pemanfaatan tanaman obat berlangsung efektif dan aman.
Sejak Rifazul memimpin program ini pada tahun 2022, Puskesmas Damai telah membentuk Asman TOGA di enam RT di wilayah Kelurahan Damai, Damai Baru, dan Damai Bahagia.
Program ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal untuk kesehatan, sekaligus mendukung upaya promotif Puskesmas Damai dalam mendorong masyarakat hidup sehat.
Dengan Asman TOGA, Puskesmas Damai berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan dari tanaman obat, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya kemandirian dalam merawat diri, serta mampu menerapkan pola hidup sehat berbasis lingkungan sekitar. (*/ADV/jan)














