BALIKPAPAN, Seputarkata.com — Nutrisionis Puskesmas Damai, Fransisca F. A. Sitorus, A.Md.Gz, menekankan pentingnya perhatian ekstra orang tua terhadap anak yang sedang berada pada fase kritis pertumbuhan, yaitu seribu hari pertama kehidupan (HPK).
Pada periode ini, pemenuhan gizi dan pola makan yang tepat sangat menentukan kesehatan, daya tahan tubuh, dan pertumbuhan anak ke depan.
“Semua anak memang harus disayangi, tetapi perhatian khusus harus diberikan kepada anak yang sedang bertumbuh di seribu HPK,” jelas Fransisca, Kamis 13 November 2025.
Ia menyoroti kebiasaan orang tua yang kadang menunda pemberian makan karena kesibukan, seperti mengantar atau menjemput kakak-adik di rumah.
Akibatnya, anak yang sedang bertumbuh sering kehilangan jam makannya, sehingga kebutuhan gizi harian tidak terpenuhi.
“Anak yang seharusnya makan pukul setengah tujuh atau tujuh pagi, baru bisa makan pukul sembilan karena orang tua sibuk mengurus hal lain. Padahal, di fase ini, setiap jam makan penting untuk pertumbuhan optimal,” tambahnya.
Kebiasaan ini, meskipun dilakukan dengan niat baik, justru dapat berdampak jangka panjang. Anak yang kekurangan asupan gizi lebih rentan terkena penyakit seperti diare, batuk, atau demam, sehingga orang tua harus sering membawa anak berobat.
Fransisca menekankan, pemenuhan gizi yang tepat sejak dini membuat anak lebih sehat dan memiliki imunitas yang kuat.
Anak yang sehat juga memungkinkan orang tua menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih normal dan lancar.
“Kalau anak terjaga kesehatannya, imunnya tinggi, jarang sakit, ibu bisa beraktivitas lebih luas tanpa khawatir. Ini justru membuat keluarga lebih sejahtera,” ujarnya.
Selain nutrisi, pemenuhan imunisasi sesuai jadwal juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan perhatian dan pengawasan orang tua, anak memiliki peluang lebih besar untuk mencapai pertumbuhan optimal, mengurangi risiko stunting, dan meminimalkan gangguan kesehatan di masa depan.
Pesan Fransisca bagi orang tua adalah meskipun menyayangi semua anak, perhatian ekstra harus diberikan kepada anak-anak yang sedang berada pada periode kritis pertumbuhan.
Dengan pemahaman ini, orang tua dapat memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk bertumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga investasi kesehatan di masa kecil akan berdampak positif sepanjang hidup. (*/ADV/jan)














