BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Suasana pagi di kawasan Stadion Batakan, Balikpapan, sebentar lagi akan berbeda.
Tak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga skala besar, area megah ini segera berubah menjadi ruang kreatif terbuka bagi masyarakat, lengkap dengan jalur jogging, area UMKM, hingga atraksi komunitas.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Pemerintah Kota Balikpapan menghadirkan Taman Bekapai sebagai ruang publik yang hidup, interaktif, dan produktif.
Kini, semangat serupa tengah dibawa ke kawasan Balikpapan Timur agar pemerataan aktivitas masyarakat bisa dirasakan di semua wilayah kota.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan, Ratih Kusuma, menyebut pembangunan jogging track di Stadion Batakan hampir rampung.
Konsepnya tak sekadar menyediakan tempat olahraga, tetapi juga ruang ekspresi bagi masyarakat untuk berkreasi dan berwirausaha.
“Dengan adanya ruang kreatif, yang pertama di Taman Bekapai itu sudah sukses. Masyarakat bisa berolahraga, ada UMKM, dan berbagai atraksi. Sekarang kami siapkan konsep serupa di Stadion Batakan,” ujar Ratih, Sabtu 11 Oktober 2025.
Ratih menambahkan, kawasan ini akan menggabungkan konsep sport tourism dan ekonomi kreatif. Nantinya, masyarakat bisa berlari santai di jalur jogging yang nyaman, menikmati kuliner dari pelaku UMKM lokal, atau berpartisipasi dalam kegiatan komunitas seperti senam massal dan lomba lari.
“Saya sudah survei ke lokasi, bahkan mencoba lintasannya langsung. Kami ingin memastikan semua kalangan usia bisa beraktivitas nyaman di sana,” katanya.
Selain menyediakan sarana olahraga, Disporapar juga mengatur kolaborasi lintas sektor. Instruktur senam lokal akan dilibatkan secara bergiliran setiap akhir pekan, sebagaimana program yang telah sukses dijalankan di Balikpapan Tennis Stadium.
“Kami ingin menggerakkan seluruh instruktur senam agar bisa berbagi dan aktif di ruang publik. Jadi tidak hanya pusat kota yang ramai, tapi wilayah timur juga hidup,” jelas Ratih.
Tak hanya menumbuhkan gaya hidup sehat, kehadiran ruang kreatif di Stadion Batakan diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.
Nantinya, pelaku UMKM akan ditata secara tematik agar kegiatan olahraga dan rekreasi bisa berjalan berdampingan dengan geliat ekonomi rakyat.
“Kami berkoordinasi dengan pemerintah kota dan mengikuti arahan Pak Wali Kota terkait penataan UMKM. Targetnya, kawasan ini menjadi ikon baru yang bisa dipilih masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan berkegiatan,” tutur Ratih optimistis.
Jika Taman Bekapai menjadi simbol kehidupan kota, maka Stadion Batakan disiapkan menjadi ikon kebangkitan ruang publik di timur Balikpapan, tempat olahraga, kreativitas, dan ekonomi rakyat bertemu dalam harmoni. (*/ADV/Disporapar Balikpapan/jan)














