BALIKPAPAN, Seputarkata.com – Meski tak ditemukan kasus rabies pada manusia selama lebih dari satu dekade, Pemerintah Kota Balikpapan tetap menetapkan status waspada.
Tingginya angka gigitan hewan penular rabies (HPR) menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan setempat.
Hingga April 2025, tercatat 361 kasus gigitan HPR, yang berpotensi menjadi ancaman jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.
“Balikpapan belum bebas dari risiko rabies. Meski nihil kasus manusia, 361 gigitan itu bukan angka kecil. Kalau kita lengah, bisa saja berkembang jadi wabah,” kata dr. I Dewa Gede Dony Lesmana, Adminkes Ahli Muda Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Senin 2 Juni 2025.
Sebagai bentuk antisipasi, pihaknya menyiapkan tujuh Rabies Center di puskesmas layanan 24 jam. Lokasinya tersebar di Puskesmas Klandasan Ilir, Sepinggan, Manggar Baru, Baru Ulu, Mekar Sari, Karang Joang, dan Kariangau.
“DKK menangani manusia, sedangkan hewan ditangani DP3. Koordinasi kami terus berjalan agar responnya menyeluruh,” tambah Dewa.
Ia menjelaskan bahwa pada hewan, rabies berkembang dalam tiga fase, yakni prodromal (perubahan perilaku), eksitasi (agresif dan menggigit acak), serta paralisis (lumpuh hingga mati dalam 10 hari).
Sementara pada manusia, gejala awal bisa menyerupai flu dan berkembang menjadi gangguan saraf seperti kejang atau kelumpuhan, yang nyaris selalu berujung fatal.
“Vaksinasi setelah gigitan sangat penting, karena begitu gejala neurologis muncul, peluang sembuh hampir tidak ada,” tegas Dewa.
Untuk itu, masyarakat diminta tidak menganggap sepele setiap gigitan hewan, terutama anjing, kucing, dan kera.
Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi warga, vaksinasi hewan peliharaan secara berkala, dan penanganan medis segera bila terjadi gigitan.
“Rabies bisa dicegah sepenuhnya asal kita tanggap. Edukasi, vaksinasi, dan respon cepat adalah kuncinya,” pungkas Dewa.
Pemerintah Kota Balikpapan akan terus memantau dan memperkuat layanan Rabies Center demi menjamin respons cepat terhadap potensi kasus dan mencegah munculnya rabies di Balikpapan. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan/jan)














