PENAJAM, Seputarkata.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi di wilayah tersebut dengan merencanakan revitalisasi Pelabuhan Penajam.
Proyek ini bertujuan tidak hanya untuk memperbaiki fasilitas pelabuhan, tetapi juga untuk memberikan dukungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperindah kawasan sekitar pelabuhan.
Sekretaris Dishub PPU, Andy Sunra Satriadi Sumaryo, menjelaskan bahwa Pelabuhan Penajam memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang utama bagi masyarakat yang datang ke PPU, terutama dari arah Balikpapan.
“Pelabuhan ini merupakan gerbang utama bagi Penajam. Masyarakat yang datang dari Balikpapan dan sekitarnya pasti akan melalui pelabuhan ini,” ujarnya pada Senin, 14 Oktober 2024.
Dengan revitalisasi ini, diharapkan Pelabuhan Penajam dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pengguna jasa transportasi.
Revitalisasi dermaga klotok direncanakan akan dilakukan secara bertahap dengan total anggaran mencapai Rp 30 miliar. Pada tahap pertama, pemerintah telah menyiapkan alokasi sebesar Rp 14 miliar yang akan difokuskan pada pembangunan dermaga.
Andy menekankan bahwa fokus utama adalah membangun dermaga dengan fasilitas yang lebih baik untuk meningkatkan pelayanan transportasi laut. “Kami ingin agar pelayanan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Salah satu aspek penting dari proyek revitalisasi ini adalah pembangunan fasilitas untuk UMKM di sekitar pelabuhan. Pada tahap awal, fasilitas ini akan menampung empat UMKM, dengan rencana untuk mengembangkannya menjadi tempat bagi 12 UMKM.
Proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2026 dan diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Selain itu, Dishub juga berkomitmen untuk mempercantik kawasan sekitar pelabuhan yang saat ini dinilai kumuh. Rencana penataan kawasan ini akan dilakukan bertahap dengan tujuan jangka panjang menjadikan area tersebut lebih tertata dan layak sebagai destinasi wisata.
“Kawasan kumuh di sekitar dermaga klotok juga menjadi fokus kami. Kami berharap, pada tahun 2026, kawasan ini dapat tertata lebih baik, termasuk rumah-rumah di pesisir yang terlihat dari dermaga,” jelas Andy.
Revitalisasi Pelabuhan Penajam diharapkan tidak hanya meningkatkan layanan transportasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM dan penataan lingkungan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih tertib dan nyaman, serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan ini.
Melalui langkah-langkah yang terencana dan dukungan untuk pengusaha lokal, Pemerintah Kabupaten PPU menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. (*/ADV/DiskominfoPPU/jan)



